PB, Medan – Relawan Ade Sandra (RASA) melakukan pengambilan formulir kebeberapa partai untuk mengusung Ade Sandrawati Purba SH MH menjadi bakal calon Gubernur Sumatera Utara periode 2018-2023.
“Saat ini baru PDI Perjuangan Sumut dan Nasdem Sumut. Nantinya juga akan mengambil formulir ke seluruh partai,” ujar Agung Ramadhan kordinator Relawan Ade Sandra Sumut. Rabu (5/7) saat ditemui kantor RASA jalan Sei Babalan.
Agung mengatakan, dukungan kepada Ade Sandra ini murni dari generasi muda yang telah dibinanya selama ini menjadi pengusaha walaupun masih kecil. Jadi keinginan kami ini mau menjadikan kak Ade Sandra jadi Gubsu agar masyarakat Sumut sejahtera. “Dan kami menganggapnya sebagai ibu yang bisa membimbing, mengayomi dan menyehatkan serta mensejahterahkan rakyat Sumut.”
Lanjutnya, RASA ini dimotori oleh segelintir anak – anak muda yang faham dan sangat mengerti akan pentingnya sebuah kepemimpin dipemerintahan yang berjanggung jawab serta peduli terhadap nilai – nilai kemanusia dan sosial masyarakat tanpa membedakan Suku, Agama, ataupun golongan.
“Gerakan RASA ini dibangun secara swadaya dan tanpa pamrih oleh para Relawan yang terus bersumbangsi mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, materi” ujarnya.
Hal senada juga dikatakan, Tika Ardian yang juga kordinator Sumut membidangi perempuan. Saat ini kita juga perlu wanita pemimpin disumut agar bisa membuat rakyat bisa lebih aman, nyaman dan tentram serta membuat warga sumut bisa lebih tercipta suasana rasa keberagaman, suku, agama dan rasa sebagaimana yang tercipta di Bhineka Tunggal Ika.
Menurutnya, Dengan hadirnya bakal calon gubsu seperti Ade Sandra berarti membuktikan kaum wanita kini telah tercipta suasana emansipasi wanita. Kepemimpinan wanita seperti Ade sudah banyak terbukti dengan banyaknya usaha-usaha yang dikelolanya. “Dan para pegawai juga merasa senang dengan kepemimpinan beliau (Ade Sandra) diperusahaan” ungkapnya.
Meidi Kembaren yang juga kordinator RASA mengatakan, RASA adalah sekumpulan anak muda yang memang masih muda, “RASA memang bodoh dan tidak pintar tebar pesona untuk mengibuli atau mendustai arus bawah seperti para tokoh tua yang lihai memainkan sandiwara politik, RASA memang masih bodoh dan tidak bisa menipu arus bawah dengan janji – janji manis untuk membuai seperti yang dilakukan tokoh – tokoh tua itu”.
Dikatakannya, Sejarah sudah membuktikan jika saja kaum muda bergerak maka tidak ada seorangpun yang mampu menghentikan semangat dan keyakinannya. Sebagaimana pernyataan Seokarno “Berikan aku 10 pemuda akan ku guncang dunia”.
(Alian Nafiah Siregar)
loading...