Sutrisno Pangaribuan

Sutrisno Pangaribuan

PB. MEDAN. Beredar vidio pegawai pajak yang bertengkar dengan wajib pajak hingga berani melempar. Tentunya suatu tindakan yang tak terpuji dan membuat citra pelayanan pajak menjadi dibenci masyarakat. Padahal pemerintah baru saja memberlakukan UU Tax Amnesti demi untuk membantu pemerintah dari wajib pajak.

Hal ini disampaikan Sekretaris Komisi C DPRD Sumut Sutrisno Pangaribuan. Sabtu (8/7) ketika dikonfirmasi via selular oleh Pembawa Berita.com “Sebagai pelayan pegawai wajib pajak harus memiliki etika, seyum dan ramah tamah kepada wajib pajak. Bukannya tidak senang dikatakan sebagai pelayan, kalau tidak senang dikatakan sebagai pelayan lalu melempat wajib pajak sebaiknya berhenti saja sebagai pegawai pajak” katanya.

Lanjutnya, Memang terlihat oknum pegawai pajak tersebut ada 2 kali melempar ke wajib pajak. Tentunya ini menjadi perhatian serius bagi Direktorat Jendral pajak. Untuk memberikan sanksi tegas terhadap para pegawai yang tidak baik dalam memberikan pelayanan kepada wajib pajak.

Ditambahkannya politisi PDI Perjuangan Sumut, saat ini hampir  semua orang wajib pajak, baik pajak pribadi maupun pajak usaha yang berbagai jenis apakah itu kontraktor atau usaha lainnya. ‘Jadi sudah sebaiknya para pegawai pajak tersebut memberikan pelayanan yang baik dan prima. Bukan mencari perdebatan dan melempar wajib pajak ketika bertanya dengan berbagai pertanyaan’ ujarnya.

Dan sudah menjadi kewajiban pegawai pajak memberikan penjelasan dengan sedetail-detailnya. Agar tidam ada prasangka buruk kepada para pegawai pajak. “Dan kepada Direktorat Jendral pajak sebaiknya memberikan reword kepada pegawai yang baik. Sedangkan untuk pegawai yang tidak baik diberikan sanksi sebagaimana mestinya sesuai peraturan yang berlaku diDirektorak Jendral Pajak” harapnya

Oleh: Alian Nafiah Siregar

loading...