BUMD

PB.MEDAN. Untuk mengantisipasi tindakan permainan jahat diBadan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumatera Utara.  Dalam melaksanakan berbagai proyek demi memberikan atau balas jasa kesalah satu rekanan yang dekat dengan pimpinan BUMD tentunya ini merupakan tindakan yang tidak terpuji. Dan seolah tidak memandang siapa sebenarnya pemilik BUMD dalam hal ini Gebernur Erry Nuradi.
Tentunya ini seperti ada kesan mau memonopoli semua pekerjaan yang bernilai besar kepada satu rekanan. Hal itu disampaikan Sutrisno Pangaribuan Sekretaris Komisi C DPRD Sumatera Utara, Minggu (9/7) saat dikonfirmasi via selular. “Jangan karena kedekatan pimpinan BUMD  dengan rekanan  tersebut, membuat segala hal menjadi halal” katannya.
‘Dan kepada Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi harus memiliki kaca mata yang benar melihat BUMDnya. Jangan hanya tinggal diam, juga harus melihat kinerja Dewan Pengawasnya yang benar agar tahu permasalahan di BUMD yang saat ini sedang dalam konflik dimanajemennya” ungkap Sutrisno politisi PDI Perjuangan Sumut.
Lanjutnya, jangan pulak BUMD ini menjadi miliknya rekanan yang dekat pimpinan BUMD. Jika ini terjadi sama halnya Gubernur Sumatera Utara dibawah kepemimpinan Erry Nuradi tak ada apa-apanya oleh oknum rekanan yang dekat dengan Pimpinan BUMD tersebut.
Ditambahkannya, Apalagi saya dapat kabar permasalahan ini sudah dirapatkan oleh Dewan Pengawas diBUMD tersebut, akan tetapi oknum yang dekat dengan Pimpinan BUMD tersebut masih saja tetap menjadi leader disitu. Kalau begini jadinya tentunya BUMD tersebut sudah tak sehat.

Oleh : Alian Nafiah Siregar

loading...