PB, BEKASI – Umur muda, dipercaya oleh rekan-rekannya untuk menjadi pimpinan atau menjadi seorang petinggi ormas dari berbagai kalangan, menjadikan Heikal yang sangat berwibawa ini, mendapatkan pujian dari berbagai teman yang baru dikenalnya.

“Saya kaget ketika pak Heikal didaulat rekan-rekannya untuk menjadi imam ketika mereka akan shalat Maghrib secara berjamaah, bahkan suara dan bacaannya sangat fasih, apalagi ketika membacakan surat panjang, saya sampai terharu,” ujar Ibu Dini yang kebetulan menjadi tuan rumah dari rombongan Heikal yang akan mencalonkan diri menjadi Walikota Bekasi. Dini Puspasari Putri ini juga dikenal sebagai Dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Sahid Jakarta.

Menurut Dini yang juga Owner sekaligus CEO perusahaan yang bergerak dibidang Komunikasi, sangat jarang terjadi seorang yang masih sangat muda, namun memiliki pergaulan yang cukup dalam di berbagai kalangan termasuk para sosialita yang dikenalnya juga ternyata adalah teman-teman Heikal.

“Kita sering menyangka seseorang ketika mereka memasuki “wilayah” pertemanan yang banyak di dunia gemerlap, akan seperti para kebanyakan lainnya (jauh dari agama – red), namun saya sangat terkejut dengan seorang Heikal yang ternyata memiliki sebuah karisma yang kuat walaupun sangat muda, ini benar-benar visioner, untuk seorang pemimpin, warga Kota Bekasi harus bisa memenangkan Heikal agar memiliki pemimpin dan juga seorang Imam,” ujar wanita yang memiliki keahlian dibidang ilmu komunikasi, sambil menunjukkan jempol buat Heikal kepada media ini.

Heikal sendiri saat ini sudah menyatakan maju melalui jalur partai untuk menjadi Walikota Bekasi untuk periode 2018-2023. Pendaftaran sudah dilakukan kepada Partai Gerindra, dan untuk partai lainnya Heikal sudah melakukan komunikasi yang sangat baik. terkait dengan pujian Ibu Dini, Heikal hanya tersenyum.

“Saya berterima kasih kepada Ibu Dini yang sudah memberikan poin positif kepada saya, namun pujian itu sungguh membuat saya ingin setiap saat bisa mengajak siapapun untuk bisa melakukan shalat berjamaah, karena dengan shalat maka kesehatan kita khususnya untuk otak akan semakin terbuka,” ujarnya sambil mencontohkan, jika banyak ulama-ulama yang hingga berumur panjang, namun masih memiliki daya ingat yang sangat kuat. Bahkan bacaan al-quran mereka bisa dikatakan tidak ada satupun yang salah. Dan Heikal yakin jika siapapun yang rajin melakukan shalat tanpa menunda-nunda akan semakin membuat mereka bisa menjaga kesehatan otak mereka.

Heikal sendiri Mesjid disekitar lingkungannya di Kranji sering melakukan pertemuan dengan para jamaah mesjid, sekalipun itu hanya dipenuhi oleh anak kecil, bahkan malam takbiran lalu, Heikal mengajak seluruh anak-anak di sekitar lingkungan mesjid untuk menyuarakan takbir melalui alat pengeras suara mesjid dibimbing oleh Heikal.

(jall)

loading...