PB, JAKARTA – Pidato provokatif dan “sok tahu” dari Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI, Viktor B Laiskodat ketika mengunjungi Kupang NTT, beberapa waktu lalu, yang memfitnah partai Gerindra, Demokrat, PAN dan PKS adalah sekumpulan partai yang menjadi pembela umat Islam terkait dengan sistim pemerintahan Khilafah yang berujung pada seruan untuk membunuh umat Islam mendapat tanggapan luas.

Habib Rizieq Shihab yang saat ini sedang berada di Kota Suci Mekkah rupanya ikut mendengarkan persoalan kegaduhan yang dilakukan oleh Viktor alis Vecky di acara pelantikan pengurus DPD dan DPC sekabupaten Kupang serta Deklarasi Calon Bupati dan Wakil Bupati dari Partai Nasdem. dan Habib RIzieq menganggap jika video ujaran kebencian yang dilakukan oleh Vecky ini akan membuat umat Islam resah, terkait dengan ancaman untuk membunuh seluruh umat Islam terkait dengan sistim pemerintahan khilafah.

Habib RIzieq mernyerukan kepada seluruh Umat Islam untuk tidak membiarkan hal ini terjadi, dan meminta kepada seluruh Ulama, Habaib dan umat Islam untuk melakukan laporan polisi ke Mabes Polri dan seluruh Mapolda yang ada di Indonesia, agar proses hukum penistaan ajaran agama Islam oleh Vecky dilanjutkan oleh kepolisian tanpa alalsan apapun karena sudah jelas dalam video yang berdurasi 21 menit 12 detik tersebut.

Seruan Habib Rizieq yang dilakukan langsung dari Mekkah, mengatakan jika dirinya telah mendengarkan secara seksama dan berulang-ulang  isi video Vicky, akhirnmya menyimpulkan, jika Vecky selain telah melakukan politik kotor, juga memfitnah dan melakukan perencanaan untuk membunuh umat Islam. Habib Rizieq berharap Vecky dan partai Nasdem yang justru mendukung pidato Vecky mau meminta maaf kepada umat Islam namun yang terjadi justru membela, walaupun akhirnya menyatakan prihatin, setelah dibully oleh netizen, namun Nasdem tetap membela pidato Vecky dengan dalih jika video tersebut sudah di edit hingga terjadi kesalah pahaman.

Habib Rizieq sendiri telah mendengarkan secara berulang-ulang isi pidato Vecky yang berdurasi 21 menit 12 detik tersebut, agar tidak salah persepsi dan bisa mengambil kesimpulan dengan tepat. Berikut isi kesimpulan yang dibuat oleh Habib Rizieq ;

  1. Bahwa Ketua Fraksi Nasdem di DPR RI Viktor Bungtilu Laiskodat alias Vecky, adalah seorang kristen yang Ekstrim rasis dan Fasis serta sangat anti Islam. Padahal agama kristen tidak mengajarkan yang demikian itu.
  2. Bahwa Vecky dengan sengaja dan penuh maksud jahat telah menghujat ajaran islam tentang khilafah dan ajarannya dan menistkanannya serta mengkategorikannya sebagai ajaran ekstrim dan radikal.
  3. Bahwa Vecky telah memfitnah ajara Islam tentang khilafah yang akan membubarkan NKRI serta tutup semua gereja, serta paksa seluruh rakyat apapun agamanya untuk laksanakan shalat. Padahal Khilafah Islamiyyah dalam ajaran Islam tidak pernah mengajarkan yang sedemikian rupa. Bahkan Khilafah Islamiyyah lahir dari Islam yang rohmatan lil’aalamiin melindungi seluruh manusia apapun suku budaya dan agamanya.
  4. Bahwa Vecky telah melakukan politik kotor agar masyarakat tidak memilih partai-partai Gerindra, Demokrat, PKS dan PAN dalam pilkada maupun pileg, dengan dalih berada di belakang umat Islam yang mengamalkan ajaran Islam terkait dengan Khilafah. Jadi persoalan ajaran islam terkait khilafah islamiyyah dijadikan dalih oleh Vecky dalam propaganda politik kotornya.
  5. Bahwa Vecky secara provokatif penuh permusuhan dan kebencian mengajak masyarakat secara terbuka agar membenci dan memusuhi serta membunuh semua umat islam yang mengamalkan ajaran Islam terkait Khilafah, dengan kata lain Vecky menyerukan pembanataian umat islam karena mengamalkan ajaran agama islam terkait masalah khilafah.
  6. Dengan demikian jelas dan terang sekali tanpa diragukan bahwa Viktor Bungtilu Laiskodat alias Vecky telah melanggar hukum dan etika ; Menista Ajaran Islam. Memfitnah Ajaran Khilafah Islamiyyah. Menebar Kebencian Antar Umat Beragama. Mengadu Domab Anak Bangsa. Mengancam Pembataian Umat Muslim.

“Karenanya saya serukan kepada seluruh umat Islam dimanapun anda berada di seluruh nusantara, untuk memproses Viktor Bungtilu Laiskodat alias Vecky secara hukum.” ujar Habib Rizieq melalui rekaman suara di telepon yang kemudian di unggah dalam bentuk video ke sosial media.

Adapun langkah-langkah yang harus diambil adalah, segera membuat laporan ke Badan Kehormatan Dewan DPR RI agar Vecky segera dipecat tidak hormat sebagai anggota DPR RI.  Lalu Vecky segera dilaporkan ke Komnas HAM terkait dengan perilakunya yang membahayakan kemanusiaan dan merupakan pelkanggaran berat HAM. Serta membuat laporan ke Mabes Polri dan Mapolda-Mapolda terkait dengan Penodaan Agama dan Ujaran Kebencian serta ancaman pembunuhan massal berencana.

“Selanjutnya saya peringatkan kepada para penegak hukum agar tidak mencari alasan apapun untuk melindungi penista agama seperti yang terjadi pada kasus Ahok, Ingat tidak ada yang kebal hukum di dalam NKRI yang tercinta ini, siapapun yang bersalah siapaun yang melanggar hukum, maka harus diproses secara hukum, sekalipun itu anggota dewan jika melakukan pelanggaran pidana harus diproses,” ujar Habib Rizieq yang berharap pihak kepolisian bersikap profesional, adil dan jujur dalam menegakkan hukum.

Polisi sendiri sempat membuat pernyataan jika Vecky memiliki kekebalan imunitas sebagai anggota dewan DPR RI dimana kekebalan tersebut Vecky tidak boileh diperiksa, namun dalam sebuah penelusuran. Namun pemakaian Imunitas bagi anggota DPR RI hanya berlaku ketika anggota dewan tersebut membicarakan atau menuliskan sesuatu secara sengaja di dalam lembaga tersebut.

“Namun hati-hati jika kasus Vecky dipolitisasi untuk melindungi penista agama, maka jangan salahkan umat Islam terpaksa harus menggelar aksi Bela Islam jilid kedua,” ucap Habib Rizieq tegas sambil menyerukan kepada seluruh bangsa Indonesia untuk bersama menyerukan agar Vktor Bungtilu Laiskodat ditahan dan diproses hukum. Dan selalu menjaga kerukunan umat beragama demi keutuhan NKRI tercinta, dan selalu menjaga Indonesia menjadi dama dan mendapatkan berkah

 

 

loading...