PB Jakarta – Anugrah Musik Indonesia yang diberikan oleh Yayasan Anugerah Musik Indonesia ( YAMI ).

Ajang bergengsi di tahun 2017 tepat memasuki dua dasawarsa, (13/10/17) di tahun ini AMI Award mengangkat tema “MusikTanpa Batas”, Sejalan dengan perkembangan musik di era digital, dimana dunia semakin bergerak secara dinamis, melibas sekat dan batas.

Perkembangan teknologi yang disruptive telah mengubah gaya hidup dan cara menikmati musik.

Pelaku musik bergerak lebih kreatif dalam berkarya dan mendistribusikan musiknya. Segi positifnya adalah banyak talenta – talenta baru muncul.

Untuk itu AMI mengapresiasi dan membuka ruang lebar atas berbagai genre.

Inovasi terobosan yang dilakukan YAMI dengan memperkenalkan sistim pendaftaran secara online.

Karena tahun ini tahap pengenalan, YAMI masih memberikan kesempatan kepada anggotanya untuk melakukan pendaftaran secara konvensional.Tuturnya .

Insan musik dan pekerja kreatif di industri musik yang bisa berperan serta dan kualitasnya pun bisa lebih ditingkatkan lagi.

Ada dua keanggotaan di YAMI yaitu “Anggota Reguler” dimana mereka mempunyai hak untuk menentukan para calon nominasi.

Sedangkan “Anggota Suara,” yang pesertanya adalah pelaku industri musik dll dipilih berdasarkan seleksi yang ketat dan kompeten.

Dari periode bulan (Juli – Juni 2017), semua data yang masuk dikumpulkan, kemudian diadakan  “Sidang Kategorisasi,” yaitu kegiatan untuk menempatkan semua genre dan menentukan kategorisasi. Setelah kategorisasi selesai, kemudian diedarkan kepada seluruh “Anggota Reguler” untuk menentukan calon nominasi.

“Kami berharap dengan perbaikan kerangka kerja secara menyeluruh, maka semua proses dapat dijalankan secara fair, transparan dan berintegritas sehingga hasilnya dapat dipertanggung jawabkan kepada publik,” pungkas .
Dwiki Dharmawan. (Swd)

loading...