PB JAKARTA – Hari ini, Senin (16/10/2017) Anies – Sandi dilantik menjadi pemimpin baru Jakarta. Duet Gubernur dan Wakil Gubernur ini sebelumnya terpilih menjadi pemenang usai mengalahkan pasangan petahana Ahok – Djarot dengan selisih suara yang signifikan yakni mencapai 16%. Pemilukada DKI yang tentunya sangat menyita perhatian publik baik dalam maupun luar negeri, menguras tenaga dan bahkan tak luput dari serangan black campaign, serta bagi-bagi sembako demi memperoleh suara pemilih.

Dalam janji kampanyenya, Anies- Sandi yang akhirnya menjadi pilihan warga Jakarta untuk menjadi pemimpin baru untuk waktu lima tahun ke depan tercatat menyampaikan puluhan janji. Yang pasti sudah barang tentu untuk kesejahteraan rakyat Ibukota.

Tercatat dalam ingatan saya ada beberapa janji yang tentunya sangat krusial dan menjadi permasalahan utama dan harapan bersama, antara lain, meningkatkan kesejahteraan rakyat, mengatasi kemacetan dan banjir yang menjadi momok berkepanjangan yang tak kunjung terselesaikan oleh para Gubernur pendahulunya. Ada juga janji yang tak kalah menyita perhatian kalangan luas, adalah soal penghentian megaproyek reklamasi pantai Jakarta. Proyek yang disebut-sebut tak memiliki izin, tak memenuhi Amdal, menyengsarakan kehidupan nelayan, merusak bio laut dan jaringan kabel bawah laut milik PLN, dan juga mengalami aksi penolakan dari warga dan nelayan Jakarta Utara karena dianggap tidak berfaedah bagi kehidupan, apalagi kesejahteraan warga Jakarta.

Menurut saya, yang satu ini merupakan pekerjaan cukup berat, pasalnya beberapa hari jelang pelantikan Anies – Sandi, Luhut B Panjaitan (Menko Maritim) yang tentu saja mewakili pemerintah pusat, malah mengeluarkan kebijakan kontroversial melanjutkan kembali proyek reklamasi. Kebijakan yang tentunya bertolak belakang dengan sikap penolakan dari duet pasangan Anies – Sandi. Kebijakan Luhut akan menjadi rancu dan membingungkan sebab reklamasi Teluk Jakarta yang menurut pandangan beberapa pakar dan pengamat kebijakan adalah menjadi ranah pemprov DKI, malah di ambil alih kebijakannya oleh pemerintah pusat.

Kini warga Jakarta menanti gebrakan duo pemimpin baru Ibukota. Di tangan dan pundak mereka dititipkan banyak harapan, dan cita-cita, terutama demi kesejahteraan rakyat. Ini harus betul-betul dikerjakan dan diharapkan terealisasi sesuai janji. Selamat bekerja Anies – Sandi

‎Oleh : Beby Hendry

loading...