(PB) – Hasil Survei Indikator menyatakan di era Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, masyarakat merasa semakin berat beli kebutuhan pokok sehari-hari. Selain itu, masyarakat juga merasa pengangguran di Indonesia saat ini semakin banyak dibanding tahun lalu.

Menanggapi itu, Juru Bicara KepresidenanJohan Budi mengaku tidak mengetahui detil dari hasil survei itu. Johan hanya mengetahui dari Survei Indikator kalau dukungan dan kepuasan terhadap pemerintah meningkat.

“Intinya, survei itu adalah salah satu masukan bagi kinerja pemerintahan Jokowi-JK. Jelek kah. Baik kah. Bisa jadi masukan itu kalau hasil surveinya itu tidak bagus ya untuk memperbaiki. Yang bagus untuk meningkatkan lagi,” kata Johan di kantor Kepala Staf Presiden, Rabu (18/10).

Disinggung soal solusi hasil survei itu, Johan menyerahkan kepada menteri terkait. Yang pasti, kata dia, hasil survei bagi Presiden adalah salah satu bahan masukan untuk menjalankan kewenangannya sebagai kepala pemerintahan.

“Apakah hasil survei itu bagus atau tidak, Presiden atau pemerintah bukan bekerja untuk survei bagus, Presiden bekerja sesuai konstitusi untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat. Bahwa kemudian ada survei yang sebagian mengatakan dukungan meningkat dan sebagainya maka itu jadi masukan,” ucap dia.

Danil (Sumber Merdeka)

loading...