PB : Peristiwa pengusiran oleh delegasi Kuwait atas delegasi Israel sontak menjadi viral dan mendapat perhatian warga dunia. Hingga nama Marzouk al-Ghanim kemudian menempati urutan kedua trending topic di jejaring sosial twitter, setelah para aktivis medsos merayakan pidato tegasnya yang melawan dan mempermalukan delegasi Israel tersebut.

Delegasi Kuwait yang diwakili oleh Ketua Parlemen Nasional Kuwait Marzouq Al Ghanim, menyebut bahwa Israel telah melakukan bentuk terorisme yang paling berbahaya yakni terorisme Negara, hal tersebut diucapkan dalam interupsinya selama 45 detik saat pelaksanaan Sidang International Parliamentary Union (IPU) di St Petersburg Rusia pada Rabu (18/10) waktu setempat.

Video yang ditampilkan menggambarkan kegeraman Marzouq Al Ghanim dengan mengatakan “Wahai pembunuh anak-anak kecil, jika anda memiliki sedikit rasa malu, maka keluarlah dari gedung ini, tapi jika tidak punya rasa malu, maka lakukan apa yang anda inginkan, wahai pembunuh anak-anak kecil, keluarlah dari tempat ini!!”

Para hadirin tampak memuji pidato Ketua Majelis Nasional Kuwait tersebut. Hal itu tentu saja membuat delegasi Israel malu lalu keluar dari ruangan acara.

Sidang tersebut merupakan Forum Perwakilan Parlemen dari 176 negara berdaulat berkumpul untuk melakukan negosiasi dan perundingan yang digelar sejak 14 Oktober dan berakhir pada Rabu (18/10).

Menanggapi reaksi keras Marzouq Al Ghanim terhadap Israel, Ketua Parlemen Nasional Palestina Azzam Al Ahmad mengatakan bahwa tindakan al-Ghanim itu sebagai hati nurani ummat dalam pandangan terhadap penjajahan.

“Kata-kata Al-Ghanim di depan para delegasi menyoroti luka-luka yang diderita warga Palestina, Parlemen internasional sekarang telah disadarkan akan penderitaan Palestina dalam usaha mencari hak untuk menentukan nasib sendiri, untuk mengakhiri pendudukan Israel dan untuk mendirikan sebuah negara Palestina yang merdeka” kata Al-Ahmad.

Bahkan Hamas juga mengirimkan pesan khusus kepada al-Ghanim dengan mengatakan “Salam dan apresiasi kepada diri Anda yang terhormat dan sikap berani Anda di hadapan penjajah Israel, serta dukungan pada rakyat kami, Palestina dan hak-hak yang seharusnya. (Red)

loading...