(PB) Kesehatan – Belakangan ini, kanker lidah semakin mengintai kehidupan masyarakat, terutama yang hidup di kota besar. Data yang dihimpun oleh lembaga Cancer Research UK menunjukkan bahwa angka penderita penyakit kanker lidah telah meningkat hingga 68 persen, baik pada wanita maupun pria. Kondisi yang sangat memprihatinkan ini bahkan terjadi di semua umur.

Mengutip dari Dailymail, salah satu hal yang menyebabkan angka penderita kanker lidah merangkak naik adalah gaya hidup masyarakat yang semakin tidak sehat, termasuk merokok, mengonsumsi makanan yang mengandung bahan pengawet, gemar menenggak minuman beralkohol, hingga menjalankan pola diet yang salah.

Faktanya, sembilan dari sepuluh kasus kanker lidah yang terjadi disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat. Selain itu, tingkat kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan lidah dan mulut pun masih sangat rendah. Sejauh ini, orang-orang masih selalu terkecoh. Orang biasanya mengira luka di area mulut merupakan gejala sariawan, padahal belum tentu demikian.

Menurut seorang ahli dari British Dental Association bernama Russ Ladwa, saat ini risiko terkena kanker lidah pada pria berusia di bawah 50 tahun telah melonjak hingga 67 persen. Kanker lidah sendiri akan semakin mudah mengenai pria yang merokok dan memiliki pola hidup berantakan.

Pemicu kanker lidah pada anak

Pada kenyataannya, kanker lidah tak lagi memandang usia. Karena sel kanker lidah kini telah banyak ditemukan pada anak di usia sekolah. Penyebabnya adalah makanan ringan yang penuh dengan garam dan pengawet.

Kandungan garam dalam makanan sendiri bersifat iritatif. Dengan mengonsumsi garam secara berlebihan, akan ada banyak masalah yang mungkin timbul dalam tubuh Anda, seperti kanker lambung, tekanan darah tinggi hingga kanker lidah.

“Kanker lidah cukup rawan mengenai anak remaja berumur 15 tahun,” kata Spesialis Patologi Anatomi dari Rumah Sakit Kanker Dharmais, dr. Evalina Suzana, seperti dikutip dari.

Menurut Evalina, setiap orang pasti akan timbul perasaan tidak nyaman setiap habis mengonsumsi makanan yang penuh garam. Namun biasanya orang akan menutup mata dan tidak peduli karena makanan tersebut terasa enak dan sesuai dengan selera. Padahal, ada bahaya besar yang mengancam di balik makanan tersebut.

“Sehabis makan (makanan ringan), mulut Anda pasti akan terasa kering. Nah, coba saja konsumsi makanan ringan selama satu bulan, saya yakin mulut Anda akan teriritasi,” sambung Evalina.

Evalina juga menyayangkan kebiasaan masyarakat Indonesia yang tidak membentengi diri dengan kepedulian dan pengetahuan terhadap masalah kesehatan.

Apalagi bagi orang-orang yang sering mengonsumsi makanan tidak sehat, risiko terserang penyakit seperti kanker lidah akan semakin meningkat.

Perlu Anda ketahui, enggan berolahraga dan terlalu banyak mengonsumsi makanan tak sehat pun dapat memicu timbulnya penyakit. Sebab garam yang tak dapat dikeluarkan melalui keringat akan dipaksa keluar melalui air kencing. Kondisi ini akan membuat ginjal Anda bekerja lebih keras agar kelebihan garam dalam tubuh dapat keluar lewat air kencing.

Setelah Anda mengetahui apa saja hal yang dapat memicu timbulnya kanker lidah, mulailah batasi konsumsi makanan yang tidak sehat. Ingatkan juga anak dan keluarga Anda untuk menghindari jajan sembarangan, terutama makanan kemasan yang mengandung garam berlebih.

dr Yuswita ( Sumber Kartika Klinik Dokter )

loading...