PB PURWOREJO – Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-1.116 Kabupaten Purworejo tahun 2017, Pemerintah Kabuapten Purworejo melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menggelar salah satu atraksi seni budaya lokal berupa sendratari kolosal yang diberi judul “Gumegrahing Bumi Kayu Ara Hiwang” pada Sabtu (21/10) pukul 20.00 s/d 23.00 di tugu pekayon gunungan wayang alun-alun Purworejo.  Pertunjukan sendratari ini sendiri dikemas dengan konsep Four-Sided Art Stage yang baru pertama kali di Indonesia, yaitu menampilkan pertunjukan seni pada panggung yang ditata melingkari tugu pekayon sehingga dapat dilihat oleh penonton dari empat arah yang berbeda.

Sendratari ini menggambarkan Bumi Kayu Ara Hiwang semula berupa hutan belantara, dihuni oleh kawanan buto-buto/jin-setan dan banyak gangguan tindak kejahatan.  Muncul tokoh masyarakat lokal mencoba untuk mengatasinya tetapi belum berhasil, hingga akhirnya masyarakat meminta bantuan kepada Mpu Kara (Sanggrama Surandara).  Melalui kesaktiannya, Mpu Kara berhasil menumpas kekacauan tersebut.  Keberhasilan itu dilaporkan kepada Raja Mataram Watukura Dyah Balitung sehingga berkenan memberikan anugerah sebagai “Sima” atau tanah perdikan bebas pajak.

Sendratari ini didukung oleh 116 seniman lokal yang ada di Kabupaten Purworejo dengan koreografer Danang Nur Widaryanto dan Melania Sinaring Putri.   Selama hampir 2 jam pertunjukan, tidak kurang mampu menyedot perhatian 5.000 penonton yang memadati dengan tertib sisi utara alun-alun Purworejo.

Bupati Purworejo, Agus Bastian, SE. MM., menyatakan bahwa kegiatan Sendratari Four-Sided Art Stage ini merupakan perwujudan apresiasi dan rasa syukur masyarakat dalam rangkaian hari jadi sekaligus nantinya diharapkan mampu menjadi daya tarik baru bagi Purworejo.

“Pementasan seni budaya dan even-even berskala nasional seperti ini akan terus saya galakkan agar dapat mempromosikan potensi-potensi daerah di segala bidang sekaligus juga menjadi daya tarik bagi pariwisata di Kabupaten Purworejo.  Oleh karena itu setiap tahun akan terus diperbaiki agar bisa semakin berkualitas dan mampu bersaing dengan even berskala nasional lainnya,” kata bupati. (wardoyo)

loading...