PB, JAKARTA – Ketika Joko Widodo masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, sempat melontarkan ucapan tidak akan masuk dalam kancah pemilihan presiden RI dan berencana untuk menghabiskan masa sisa jabatannya, namun rupanya itu hanyalah ucapan dan janji, karena Jokowi ternyata ikut dalam perebutan kursi RI 1.

Ketika dalam masa kampanye pilpres, dalam masa kampanye Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla banyak memberikan janji-janji kepada masyarakat Indonesia, diantaranya adalah buyback Indosat dan juga akan menjadikan nilai tukar rupiah terhadap US Dollar menjadi Rp. 10.000 = 1 US Dollar.

Dan diantara janji Jokowi kepada masyarakat Indonesia adalah janji kepada warga DKI Jakarta yang membuat masyarakat di Jakarta sangat bergembira dan menyambut baik, ketika Jokowi mengatakan persoalan banjir dan macet di Ibukota Negara, lebih mudah diatasi jika sudah menjadi Presiden.

Jokowi mengucapkan hal tersebut ketika melakukan pertemuan di Balaikota DKI Jakarta pada hari Senin (24/3/2014). Jokowi beralasan kemacetan terjadi di Jakarta dikarenakan kebijakan transportasi bukan hanya di Jakarta tapi juga di daerah lainnya (Jabodetabek). Sama halnya dengan persoalan banjir yang terjadi di Jakarta juga karena berhubungan dengan daerah lainnya, seperti Bogor dan pengelolaan 13 sungai besar lainnya berada di pusat.

Dan kini trik yang dilakukan oleh Jokowi rupanya menginspirasi Ridwan Kamil yang akan maju dalam Pilgub Jawa Barat 2018 nanti. Dihadapan ratusan mahasiswa Universitas Diponegoro Semarang, Ridwan Kamil mengatakan jika persoalan Kotamadya dan juga Kabupaten Bandung akan dibantu jika dirinya bisa menjadi Gubernur.

jokridwan

Alasan Ridwan mengucapkan demikian dikarenakan kejadian banjir yang melanda Kota Bandung, berasal dari wilayah Kabupaten Bandung yang berada di luar wilayah “kekuasaannya” sebagai Walikota Bandung. Bahkan Ridwan Kamil “menyerang” Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat saat ini, dengan mengatakan jika Pemerintah Provinsi saat ini belum maksimal menangani banjir di Bandung.

“Saya tetap bantu Bandung, tapi dari Gubernur.” ujar Ridwan Kamil yang menyebutkan jika persoalan banjir dan transportasi yang dianggap tidak maksimal karena persoalan lintas wilayah. Netizen rupanya mulai melihat cara kampanye Ridwan Kamil mirip dengan Jokowi ketika akan menjadi Presiden.

Kata-kata yg sama, logika yg sama, pendekatan yg sama thd masalah serupa. Akankah hasilnya sama juga?” tulis akun @malakmalakmal milik Akmal Sjafril. Yang dikenal dikalangan masyarakat muslim, sebagai seorang penulis, peneliti dan juga pengajar di bidang pemikiran Islam.

(jall/sumber)

loading...