PB | JAKARTA | Persiapan Indonesia yang akan menggelar Asian Games dan Asian Para Games 2018 terus bergulir. Gelaran pesta olah raga tingkat Asia yang pelaksanaannya di bawah koordinasi Kemenko PMK ini menunjukkan progres positif.
Termasuk hak penyiaran cabang-cabang yang akan dipertandingkan.
Direktur Penyiaran Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC), Linda Wahyudi menegaskan Indonesia akan menangani sendiri penyiaran pertandingan Asian Para Games 2018 tanpa bekerja sama dengan perusahaan manajemen penyiaran asing sebagaimana Asian Games 2018.
“Kami sudah dihubungi Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC) pada pekan lalu. Kami yakin dapat menangani pertandingan para games jika hanya untuk empat hingga sepuluh cabang olahraga,” kata Linda, di Jakarta, Kamis (9/11/2017).
Ia mengaku bersedia untuk membantu INAPGOC dalam penyiaran pertandingan cabang-cabang olahraga pesta multi-cabang olahraga disabilitas tingkat Asia itu setelah menyelesaikan tugas penyiaran Asian Games ke-18.
“Kami hanya tinggal melanjutkan dari Asian Games karena kami tidak bekerja sama dengan International Games and Broadcast Services (IGBS). Jika pakai IGBS akan sangat mahal biayanya,” katanya.
Ia mengaku timnya mampu mengerjakan operasional penyiaran Asian Para Games 2018 menyusul biaya penyiaran tidak seperti Asian Games yang mencapai Rp 800 miliar.
“Tidak sebesar Asian Games karena kami tidak menyiarkan semua cabang olahraga. Paling hanya atletik, renang, bulu tangkis, bola basket, dan tenis meja,” katanya.
Ia mengaku tantangan penyiaran Asian Para Games merupakan kelayakan pertandingan olahraga disabilitas itu untuk dijual kepada sponsor.
Sebelumnya, ia mengatakan biaya operasional penyiaran Asian Games 2018 mencapai Rp 800 miliar karena operasional setiap cabang olahraga mencapai 350 ribu dolar AS.
Linda menjelaskan biaya produksi penyiaran pertandingan olahraga itu dapat mencapai 1 juta dolar AS seperti penyiaran perlombaan lari maraton dan balap sepeda.
Agustus lalu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani melakukan hitung mundur pelaksanaan Asian Games dan Asian Para Games 2018 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta.
Saat itu Menko PMK juga meluncurkan tema “Energy of Asia” yang akan dipakai. Ada 4 simbol yang menggambarkan Energi ini di antaranya bumi merupakan simbol dari keyakinan, api simbol dari semangat, angin simbol dari pikiran dan air yang merupakan simbol dari ilmu. | Agus |

loading...