PB Jakarta – Camelia Panduwinata Lubis  bersama para petinggi Kosgoro melakukan ziarah kubur ke Makam Pahlawan Nasional, Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat 10 November 2017. Camel bersama Petinggi Kosgoro Agung Laksono dan rombongan melakukan doa bersama sebelum menaburkan bunga.

Di lokasi tersebut Camel juga bertemu dengan beberapa keturunan pahlawan Nasional dan beberapa makam pahlawan di TMP Kalibata, yang di sambangi Canel di antaranya wakil presiden ketiga Adam Malik, pahlawan revolusi Ahmad Yani, Siswondo Parman, DI Pandjaitan, serta makam ibu negara ketiga, Hasri Ainun Habibie.

Menurutnya, ziarah kubur di hari Pahlawan bukan hanya sebatas seremonial semata, tapi ziarah juga dimaknainya sebagai wujud syukur atas jasa pahlawan. Karena dimanapun kita berada, disitulah kita menjunjung jasa para pahlawan. Seperti pepatah mengatakan, dimana bumi dipijak  disitulah langit dijunjung dan kebetulan 10 November juga berbarengan dengan Ulang Tahun Kosgoro yang ke 60.

IMG-20171111-WA0056Silaturahmi atau ziarah yang digelar menurutnya sebagai tradisi untuk menghormati kebudayaan adat istiadat dan menghargai para tokoh-tokoh yang ada serta para pahlawan sebagai pendahulu.

“Semoga nilai-nilai yang kita percaya ini mengajarkan kita kebaikan dan cinta kedamaian, untuk itu mari kita membawa ajarannya pada tataran yang sebenarnya, sehingga dalam mengawal dan menjaga bangsa ini, dapat tercipta rasa aman dan kedamaian secara lahir dan batin,” ungkapnya kepada wartawan di Lokasi kegiatan.

Camel mengatakan, Ziarah ke makam tersebut bukan hanya mengunjungi dan menabur bunga tapi bertujuan untuk memanjatkan doa dan mengingat jasa – jasa pahlawan yang telah gugur mendahului kita.

“Kegiatan ziarah ini mempunyai makna yang mendalam, karena dapat dijadikan sebagai sarana untuk memperkokoh persatuan kesatuan bangsa dan untuk meresapi perjuangan para Pahlawan demi kemerdekaan Bangsa dan Negara Indonesia,” jelasnya.

Lebih lanjut, Camel mengatakan, kegiatan ini juga sebagai wujud kebersamaan kita semua selaku penerus bangsa Indonesia. Karena acara yabg dimulai dengan penghormatan kepada para arwah pahlawan, penyematan karangan bunga dan mengheningkan cipta. Semuanya guna mengenang jasa-jasa para pahlawan, penghormatan terakhir kepada para arwah kemudian dilanjutkan dengan tabur bunga.

“Jadi Ziarah ini akan kami jadikan sebagai kekuatan dalam melanjutkan kemerdekaan dari wujud generasi penerus, untuk melanjutkan cita-cita perjuangan para pahlawan. Mungkin sampai dengan hari ini, cita-cita itu masih harus kita benahi dan kita lanjutkan,” pungkasnya. (Red)

loading...