PB, GARUT – Acara Tabligh Akbar yang berlangsung di Lapangan Olahraga Kerkof Garut berjalan lancar. Lautan manusia yang diperkirakan mencapai ribuan orang akhirnya dengan nyaman dan aman mengikuti ceramah yang diberikan oleh Ustad Bachtiar Nasir dan KH. Ahmad Shabri Lubis di panggung utama.

Para pasukan keamanan yang sudah dipersiapkan dari beberapa ormas mengelilingi para jemaah yang duduk dan mendengarkan ceramah dan smabutan yang diberikan oleh Ketua GNPF Ulama, Ketua Umum FPI, lalu ada pula Haji Nop yang menjadi Pimpinan Pejalan Kaki Ciamis – Jakarta waktu ABI 212 dan juga Bupati Garut turut memberikan sambutan.

Namun kali ini banyak peserta yang terpukau dengan beberapa peserta yang terdiri dari para wanita wanita muda muslim yang berjalan di sekitar lokasi sambil memegang sapu lidi dan “pengki” alat untuk mengangkut sampah yang biasanya dipegang bersama sapu.

Beberapa wanita yang terlihat masih sangat muda, diantaranya adalah pelajar, dengan memegang sapu, pengki dan kantung plastik sampah besar berwarna hitam, berjalan mengelilingi lokasi Tabligh Akbar sambil melihat di sekeliling mereka jika ada sampah yang berserakan.

Bahkan beberapa peserta ada yang terpaku dengan keberanian mereka untuk datang dan terjun membantu kegiatan Tabligh Akbar dilokasi, dan tidak sedikit yang menyapa dengan sopan karena “pasukan” kebersihan Tabligh Akbar 1111 terlihat sangat cantik dan bersahaja.

Bahkan beberapa netizen juga tidak kalah kagumnya dengan “pasukan” kebersihan Tabligh Akbar 1111 Garut.

Dek, kamu radikal banget bawa sapu dan pengki,” tulis akun @risky_budiyanti sambil memasang smiley jatuh cinta pandangan pertama.

Nunggu gedenya ye bang,,hehe.” @RafianIbrahim

(jall)

loading...