PB | JAKARTA | Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengatakan pemerintah daerah khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) harus selalu membangun sinergi dengan pemerintah pusat.
“Kita harus bersama-sama berupaya untuk meminimalisir terjadinya bencana alam,” ucap Deputi bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana, Masmun Yan Manggesa.
Hal tersebut disampaikannya pada saat melakukan kunjungan kerja ke Mamasa, Sulawesi Barat, Kamis (9/11/2017) lalu. Kegiatan tersebut melibatkan Wakil Bupati Mamasa Bonggalangi, anggota DPRD Mamasa Helbi Lubuk, dan jajaran pemerintahan yang terkait.
Yan Manggesa mengungkapkan bahwa wilayah Kabupaten Mamasa termasuk daerah yang rawan bencana alam, sehingga perlu diperjuangkan untuk masuk dalam daftar prioritas penanggulangan bencana. Menurutnya, ada banyak dana yang disediakan pemerintah pusat untuk penanggulangan maupun pencegahan bencana alam, namun pemeritah daerah harus lebih aktif melobi.
“Pencegahan jauh efektif baik daripada penanggulangan bencana. Maka untuk meminimalisir terjadinya bencana, pencegahan melalui pengurangan risiko bencana wajib dilakukan semua pihak terutama kesadaran masyarakat,” kata putra Mamasa ini dalam sambutannya di Hotel Sajojo, Mamasa, Kamis (9/11/2017).
Dalam kunjungan kerjanya, purnawirawan jenderal bintang dua TNI AU ini menyerahkan 2 buah motor trail kepada BPBD Kabupaten Mamasa untuk digunakan sebagai kendaraan taktis dalam penanggulangan dan pencegahan bencana di Mamasa.
Diketahui kunjungan tersebut adalah kunjungan yang kedua kalinya, sebelumnya pada Oktober 2016, Yan Manggesa telah membawa bantuan untuk penanggulangan bencana Kabupaten Mamasa sejumlah Rp 14 miliar lebih pada kunjungan kerja pertamanya ke Mamasa, Sulawesi Barat. (Agus)

loading...