PB PURWOREJO- Margono SIP yang semula menjadi Kepala UPT Radio Irama FM Purworejo, kini menjabat Direktur Utama dalam Dewan Direksi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Publik Kabupaten Purworejo Irama FM untuk masa jabatan 2017-2022. Penetapan Margono secara resmi tertulis dalam Surat Keputusan (SK) Tentang Pengangkatan Dewan Direksi Nomor: 482.4/16/2017 yang ditandatangani oleh Ketua Dewan Pengawas LPPL Radio Publik Kabupaten Purworejo Irama FM, Drs Pram Prasetya Achmad MM.

Penyerahan SK dilakukan oleh Pram Prasetya Achmad kepada Margono di Aula LPPL Irama FM, Rabu (15/11). Hadir dalam kesempatan itu Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Purworejo Murwanto, anggota Dewan Pengawas Agung Hari Wibowo dan Endah Srigati, serta sejumlah pejabat instansi terkait. 

Bupati Purworejo Agus Bastian SE MM melalui Asisten Murwanto menyebutkan bahwa peralihan UPT Radio Irama FM menjadi LPPL menuntut banyak perubahan. Sebagai contoh dalam hal pengelolaan anggaran yang semula menginduk di Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo), nantinya akan dilakukan secara mandiri seperti halnya BUMD atau lembaga swasta lainnya.

“LPPL Irama FM ini harus bisa dikembangkan sesuai dengan perundang-undangan. Kami berharap Dinas Kominfo yang selama ini membina, tidak lepas,” sebutnya.

Pihaknya juga berharap, Irama FM dapat menginformasikan program-program pemerintah daerah untuk kesejahteraan masyarakat.

“Saya optimis Irama FM akan berkembang karena Pak Margono ini kan bukan tokoh baru disini,” ungkapnya.

Pram Prasetya Achmad dalam arahannya meminta agar Dewan Direksi terpilih segera menyusun program yang menjadi visi misinya. Program jangka pendek yang harus diselesaikan antara lain terkait manajemen, administrasi, dan sumberdaya manusia.

“Program-program yang dibuat harus menjadikan LPPL Irama FM handal dan terpercaya,” katanya.

Menurut Pram, tantangan terbesar Irama FM yakni dalam hal pola siaran. Irama FM sebagai radio publik harus tampil inovatif, memberikan konten-konten edukatif, dan dapat diterima masyarakat luas.

“Irama FM juga harus mau ambil bagian dalam membantu para pelaku usaha,” tandasnya.

 

Sementara itu, Margono mengaku telah menyiapkan sejumlah program untuk kemajuan LPPL yang dipimpinnya. Pekerjaan pertama yang akan dilakukan yakni menyesuaikan pola, yang semula UPT menjadi LPPL.

“Kita nanti akan mengikuti Peraturan Bupati tentang tata kelola keuangan dan kepegawaian yang sesuai dengan pola LPPL. Selama jadi UPT untuk anggaran masih menginduk di Kominfo dan setelah ini diberi toleransi sampai tahun anggaran 2018,” jelasnya.

Lebih lanjut Margono menyebutkan bahwa LPPL Irama FM di bawah kepemimpinannya tidak hanya akan berorientasi pada profit, melainkan juga kemanfaatan. Pencapaian program-program akan didukung dengan pemanfaatan teknologi dan tenaga professional.

“Saya ingin bawa radio ini punya kemanfaatan yang lebih bagi masyarakat,” ujarnya. (Wardoyo)

loading...