PB JAKARTA – Sebanyak 70 ribu buruh yang beraktivitas di berbagai pelabuhan di seluruh Indonesia akan mengadakan aksi serentak, yakni mogok nasional. Mogok nasional ini bakal dilakukan serentak pasca tidak ditanggapinya keluhan organisasi Serikat buruh Tenaga Kerja Bongkat Muat (TKPM) , dan Induk organisasi koperasi primer

“Kami telah mengirim surat ke Menko Kemaritiman, apabila sampai tanggal 17 (November)  surat kami tidak ditanggapi oleh Menko Kemaritiman,  maka kami akan mengadakan mogok nasional,”tegas Ketua Induk Koperasi TKBM, Sugito saat menggelar jumpa pers di Jakarta Pusat, Jumat (17/11/2017).

Menurut Sugito, induk koperasi yang dipimpinnya telah beberapa kali mengirimkan surat  baik ke Kementerian Kemaritiman maupun ke Kementerian Perhubungan yang isinya menolak pembentukan PT  terhadap koperasi TKBM, namun surat yang dilayangkan tersebut tidak pernah mendapat tanggapan. 

“19 koperasi primer yang mewakili 97 koperasi primer di seluruh Indonesia  yang tiap-tiap wilayah sudah memiliki koordinator, siap berkoordinasi ikut aksi mogok nasional ,”sambung Sugito.

‎Sementara itu, menurut pengurus Federasi Serikat Pekerja Maritim Indonesia (FSPMI), Sutrisno, organisasinya yang juga berada pada sektor kerja di pelabuhan, akan turut mendukung aksi mogok nasional tersebut. 

Sutrisno mengatakan, ‎banyak kebijakan-kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada buruh dan pekerja bongkar muat di pelabuhan.

Sudah belasan surat kami ajukan baik untuk berkoordinasi, berkonsultasi namun tidak pernah ditanggapi ‎oleh pemerintah 

“Saya umpakan kita ini semut kecil yang terinjak-injak, baik hak azasinya, hak normatifnya, hak kesejahteraannya, maka mereka akan berkumpul, bangun bersama-sama, dan menuntut hak-hak pekerja pelabuhan di Indonesia,” ungkapnya.

Sutrisno menegaskan, FSPMI bersama serikat pekerja transportasi dan seluruh pekerja bongkar muat di seluruh Indonesia akan turut serta mendukung aksi nasional serentak dengan tidak mengurangi makna dan ketentuan-ketentuan yang berlaku.

Adapun beberapa Serikat pekerja yang terlibat mendukung aksi mogok nasional di kawasan pelabuhan di seluruh Indonesia, yakni DPP F-SPTI, K-SPSI, dan FSPMI‎. (Beby Hendry)

loading...