PB KEBUMEN — Hujan lebat yang mengguyur Kebumen beberapa hari terakhir membuat Sungai Lukulo, sungai terbesar di Kebumen meluap.

Dua orang penambang pasir yang belum diketahui identitasnya, dilaporkan hanyut terseret derasnya arus sungai tersebut.

Mendengar peristiwa itu, Satu Regu Peleton Dalmas Sat Sabhara Polres Kebumen diterjunkan bersama dengan BPBD Kebumen untuk mengevakuasi korban.

Petugas evakuasi, memulai pencarian di titik, di mana korban terakhir hilang. dan melakukan pencarian dari desa Kedungwaru Karangsambung Kebumen, Jumat (20/11) pagi.

Nahas, derasnya arus sungai, Prahu Karet yang digunakan untuk evakuasi harus terbalik di daerah tersebut.

Petugas pun berhamburan jatuh ke derasnya air Sungai Lukulo.

Saat dimintai keterangan, Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti, melalui Kasat Sabhara Polres Kebumen AKP Krida Risanto mengatakan, kejadian itu hanya simulasi saja.

“Itu hanya latihan saja. Prahu karet yang terbalik memang sengaja dibuat seperti itu. Kita latihan langsung di sungai, dan kita buat situasi semirip mungkin dengan peristiwa di lapangan,” jelas AKP Krida.

Lanjut AKP Krida, dengan melakukan latihan seperti itu diharapkan personelnya semakin terampil di lapangan.

Krida berharap, latihan ini hanya sekedar latihan dan bencana semacam itu tidak benar-benar terjadi.

“Ya, jika memang terjadi, kami siap digerakkan,” tandasnya. (Kun)

loading...