PB, JAKARTA – Fenomena Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang selama ini sangat dekat dengan ulama serta umat muslim, dan juga beberapa organisasi islam lainnya, dianggap oleh beberapa orang pengamat jika nama Gatot Nurmantyo akan meredup usai melepas jabatannya sebagai Panglima TNI karena akan pensiun lima bulan lagi.

Bahkan keberadaan Gatot selama menjadi Panglima TNI dianggap juga sudah sangat meresahkan, dikarenakan selama Gatot Nurmantyo memimpin, Road Map Defence Strategy (Peta Perjalanan Strategi Pertahanan)  Poros Maritim Dunia atau biasa disebut PMD mengalami stagnasi bahkan dianggap sebuah kemunduran oleh Connie Rahakundinie Bakrie, selaku pengamat militer yang diundang dalam Diskusi Publik di Bakoel Koffie Cikini, Menteng Jakpus, Rabu (23/11/17).

Dalam diskusi yang juga mengundang Wakil Ketua Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, Muradi (Akademisi Unpad) dan Hendardi (Ketua Setara) selaku penyelenggara diskusi publik dengan tema “Pergantiaan Panglima dan Akselerasi Reformasi TNI” banyak menyoroti sepak terjang Gatot Nurmantyo selama menjadi Panglima TNI. Bahkan pergantisan Gatot dianggap harus disegerakan dan Presiden Joko Widodo selaku pemegang hak pregoratif bisa memilih kembali dari kesatuan lainnya untuk menjadi Panglima TNI seperti yang ditekankan oleh TB Hasanudin dan disetujui oleh pembicara lainnya.

Connie mengemukakan alasan, jika kemunduran dalam Road Map Defence Strategy PMD dikarenakan Gatot Nurmantyo selama memimpin lebih mengutamakan hasrat politik sebagai panglima yang seharusnya belum pada waktunya. Akibatnya persoalan yang dianggap Connie masih melilit di tubuh TNI seperti persoalan soliditas profesionalisme, reformasi peradilan militer, penanganan bisnis tentara dan akuntabilitas anggaran tidak berjalan dengan baik. Termasuk soal ketundukan panglima TNI pada supremasi sipil sebagai kunci utama pertahanan negara.

Sebelumnya, Gatot Nurmantyo di Cilegon Banten, 3 Oktober 2017 lalu, mengemukakan jika dirinya telah mempersiapkan calon calon pimpinan TNI di masa depan yang mumpuni dan memiliki kemampuan sebagai pemimpin di masa depan yang akan selalu solid antar matra dan juga kepada masyarakat.

Bahkan Connie yang juga istri dari mantan Pangkostrad Letjend TNI Djaja Suparman, tidak segan segan menuduh Gatot Nurmantyo dengan ambisi politiknya, telah “mencederai” organisasi TNI, hingga mengakibatkan agenda rancangan road map dan pembangunan tentara ber-visi PMD terganggu.

(jall)

loading...