PB JAKARTA – Kompetisi sepakbola kasta tertinggi di tanah air bernama Liga-1 telah berakhir (10/11), sebanyak 18 klub elit se Indonesia telah rampung bertempur selama berminggu-minggu dan berbulan-bulan. 

Hasilnya akhirnya pun diluar dugaan, klub yang baru terbentuk dan tidak diunggulkan malah merebut nomor wahid diakhir klasemen disusul oleh sejumlah klub non unggulan lainnya.‎ 

Klub-klub besar dan langganan juara kompetisi ter-elit di tanah air malah terpuruk atau bahkan menempati posisi klasemen akhir yang tak pernah mereka impikan, berada di papan tengah atau bahkan mendekati levelan papan bawah klasemen‎ akhir. Sungguh menyedihkan.

Roda bisnis si kulit bundar ‎memang berpacu cepat, inovatif dan progressif. Klub besar dan selalu berkutat pada jalur juara, akan terlindas dengan bermunculannya sejumlah klub baru. Klub baru, yang tentu saja ‘terinjeksi’ modal besar menjadi lawan berat klub tua. 

‎Pasca perhelatan Liga 1 tahun 2017, Wakil Ketua Umum PSSI, Joko Driyono, memastikan bahwa pihaknya sudah mendaftarkan lima klub Liga 1 ke AFC untuk mengikuti kompetisi di level Asia pada musim 2018. 

Kelima klub yang didaftarkan yakni, Bhayangkara FC, Bali United, PSM Makassar, Persija Jakarta, dan Madura United.

Kelima klub tersebut didaftarkan sesuai dengan peringkat klasemen akhir di kompetisi Liga 1 2017 meskipun ada beberapa tim yang belum memiliki lisensi AFC.

Dari lima klub itu, hanya Bali United, Persija Jakarta, dan Madura United, yang lulus verifikasi lisensi klub AFC dengan beberapa syarat.

“Kami sudah mengirim surat dan PSSI menyampaikan bahwa lima klub sudah kami setorkan namanya ke AFC. Lima itu sudah sesuai dengan peringkat Liga 1 2017,” kata Joko.

Joko menambahkan, PSSI menyerahkan keputusan siapa saja perwakilan klub Indonesia kepada AFC untuk berlaga di kancah Asia pada musim 2018.

Dari lima klub tersebut, AFC akan melakukan verifikasi terhadap kelayakan klub-klub, salah satunya masalah lisensi.

“Namun, report tentang klasemen akhir kompetisi itu menjadi referensi PSSI. Jadi, urutannya sesuai dengan klasemen akhir di Liga 1,” kata Joko.

Jika AFC memutuskan untuk menetapkan klub-klub lisensi yang bisa berlaga di kompetisi Asia, dari lima tim itu hanya Bali United, Persija Jakarta, dan Madura United yang menjadi perwakilan Indonesia.

Bali United yang finish di posisi kedua akan berlaga di Liga Champions Asia, sedangkan Persija dan Madura United berkompetisi di AFC Cup.

Sejatinya masih ada dua klub Liga 1 2017 yang juga memiliki lisensi AFC, yakni Persib Bandung dan Arema FC.
Sayangnya, Persib hanya mampu finish di posisi ke-13 dan Arema FC bertengger di peringkat kesembilan.

“AFC akan melakukan sidang pada 29 dan 30 November 2017 di Bangkok dan mudah-mudahan bisa kita ketahui semuanya, setelah Komite Eksekutif AFC memutuskan nama-namanya,” pungkasnya. (Beby Hendry)

loading...