PB KEBUMEN – Sedikitnya 12 pemuda harus berurusan polisi karena tertangkap basah sedang menenggak miras (minuman keras) di alun alun Karanganyar Kebumen. Para pemuda yang diamankan polisi itu diketahui warga kecamatan Karanganyar dan kecamatan Alian.

“Iya benar, kami telah mengamankan pemuda yang tengah menenggak miras. Kami amankan saat menggelar patroli rutin di kawasan alun alun Karanganyar malam Minggu Kemarin,” kata Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti, melalui Kasat Sabhara AKP Krida Risanto, Senin (27/11) siang.

Para pemuda itu tertangkap basah sedang menggilir gelas miras jenis Ciu dan Jenis Anggur oleh Tim Tipiring Sat Sabhara Polres Kebumen.

Dengan masih ditemukannya pemuda yang gemar mengkonsumsi miras, AKP Krida Risanto sangat menyayangkan sekali.

Tentunya kita masih ingat, bahkan masih hangat britanya tentang tewasnya warga Mirit karena mengkonsumsi miras pada hari Kamis (23/11) kemarin.

Legiman (35) warga desa Lemburpurwo kecamatan Mirit tewas tersungkur setelah menenggak miras jenis Anggur. Kala itu, korban bapak satu orang anak dan masih balita itu, tewas seusai menggelar pesta miras bersama temannya.

Tewasnya Legiman menambah panjang daftar korban jiwa akibat mengkonsumsi miras di Kebumen.

Selain itu, AKP Krida menambahkan, saat dilakukan pemeriksaan terhadap pemuda tersebut, mereka mengaku mendengar kabar tewasnya warga mirit tersebut.

Salah satu pemuda berinisial AN (19) warga desa Karangtanjung Alian mengaku, pesta miras malam kemarin untuk sekedar menghangatkan badan. Dirinya juga mengetahui, ada warga Mirit yang tewas akibat menenggak miras.

“Namun dia tetap nekat, mengkonsumsi miras. Miras bahaya bagi kesehatan. Kita akan gencarkan razia miras. Jangan sampai ada korban berikutnya,” tegas AKP Krida.

Kepada para pemuda yang terjaring itu, hari ini akan menjalani persidangan Tipiring (tindak pidana ringan). (Wardoyo)

loading...