PB Jakarta – Putri Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Kahiyang Ayu, sudah resmi menyandang marga boru Siregar setelah mengikuti upacara penabalan marga, Selasa 21 November. Kahiyang bersama suaminya, Bobby Nasution juga telah menjalankan resepsi pernikahan dengan adat Batak Mandailing atau Tapanuli Selatan pada Minggu, 26 November 2017, di Medan, Sumatera Utara.

Menurut Camel Petir yang datang di acara pernikahan itu, acaranya selain berbagai pejabat yang datang dirinya juga hadir menggunakan pakaian kebaya dan lengkap dengan ulos khas batak mendailing. Camel juga menjadi salah satu artis politik yang khusus diundang untuk menghibur undangan lainnya dengan menyanyi.

IMG-20171128-WA0044“Saya juga bernyanyi diacara nikahan tersebut, yaitu lagu terajana dan sitogol. Lagu itu saya persembahkan kepada kahiyang dan bobby dengan ucapan semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warromah,” ungkap Camel kepada wartawan, Selasa (28/11/2017)

Camel yang asal Medan ini ternyata asli orang mendailing dan bermargakan lubis dan neneknya Nasution ini, mengaku sangat bangga, bahwa adat mendailing digelar begitu meriah. “Pak Jokowi menari tor-tor dengan bagus sekali. Saya ingin menagis melihat adat batak mendailing digelar diacara pernikahan ini. Begitu luar biasanya,” ucap Camel.

Camelia Panduwinata Lubis, nama panjang dari Camel Petir ini selain bertetangga dengan Bobby di Medan. Ternyata kehadirannya juga tidak sendiri dia datang dengan ribuan relawan Relawan Rumah Kreasi Indonesia RKIH Bersama Ketua Umum nya Kris Budiharjo.

Sebagai Ketua Seni dan Budaya RKIH, Camel mengaku, bahwa komunitas yang dipimpinnya selalu konsisten untuk memenangkan pasangan Jokowi-JK, kini misi yang diemban lebih luas yakni mendayagunakan seluruh potensi dan kreasi relawan yang memiliki berbagai keahlian dan kemampuan untuk mendorong dan membantu pelaksanaan pembangunan.

IMG-20171128-WA0049RKIH, lanjutnya, juga telah melahirkan embrio yaitu Perempuan Indonesia Hebat, Generasi Muda Hebat, Rumah Budaya Hebat, Lembaga Kajian Nusantara Indonesia Hebat, termasuk menginisiasi lahirnya LPPBI (Lembaga Pemantau Perijinan dan Birokrasi Indonesia). “Kami bangga, sebagai institusi otonom, RKIH mampu melahirkan embrio yang andal,” tandasnya.

Ini langkah visioner yang dilakukan para relawan Jokowi-JK. Perjuangan ini harus dilanjutkan dengan mengikuti ajakan Jokowi-JK untuk bergerak bersama membangun bangsa dalam langkah yang lebih konkret. Dia mengatakan, potensi luar biasa para relawan harus terus digerakkan untuk mengawal suksesnya pemerintahan Jokowi-JK. (Red)

loading...