PB, JAKARTA – Rupanya keberadaan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo yang diisukan akan menjadi Bakal Calon Wakil Presiden mendampingi Joko Widodo dalam pilpres 2019 nanti cukup membuat senang para pendukung Jokowi.

Namun kesenangan yang sedang dirasakan oleh pendukung Jokowi kepada Jenderal TNI Gatot yang selama ini dikenal dekat dengan ulama dan umat Islam, rupanya mulai memudar. Bahkan salah satu akun milik pendukung garis keras Jokowi, ynag juga menjadi pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias AHok dalam Pilkada DKI mulai gerah dan menyebut jika Gatot adlaah “pembelot”.

rudi valinka puspen TNI kurawa

Jadi kuda hitam cawapres pembawa massa efek pilkada DKI adalah AHY, alternatif utama tokoh yg akan menggantikan figur jend GN yg “membelot” Tulis @kurawa

Tulisan dari akun milik @kurawa yang menyebut jika Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi alternatif utama untuk menggantikan Gatot yang membelot dari rencana semula mendapat tanggapan keras dari Pusat Penerangan TNI, terkait dengan kata “Membelot”.

Ini Jend Gatot Nurmantyo disebut membelot. Maksudnya apa ya? (3 smiley “wajah berpikir”) Kepengen tau apa isi kepala @kurawa “  tulis @Puspen_TNI serius.

Rupanya hal ini juga menjadi perhatian dari salah satu alumnus Lemhanas, Tundra Meliala yang menganggap jika kata “membelot” merupakan hal yang sanhgat tabu bagi seorang anggota TNI, karena bisa dipersepsikan membelot dari NKRI.

“Jangan mudah dan seenaknya menggunakan kata “membelot” karena sebagai anggota TNI kata tersebut dianggap sebagai seorang pengkhianat, dan itu tidak diajarkan dalam “kamus” TNI untuk membelot dari apapun dan siapapun.” ujar Tundra.

(jall)

loading...