PB, JAKARTA – Kekhawatiran para pakar terkait dengan keberadaan pulau buatan yang biasa disebut dengan nama Pulau Reklamasi, yang justru akan mendatangkan kerugian dibandingkan dengan keuntungan, sudah mulai dirasakan masyarakat.

Beberapa warga yang mendiami wilayah yang berdekatan langsung dengan lokasi pembuatan pulau reklamasi, seperti di Muara Angke, dan dibeberapa wilayah yang berada di Kepulauan Seribu masyarakat mulai mengeluh.

Banjir ROB yg terjadi di Teluk Jakarta dan Kepulauan Seribu ini makin tahun semakin tinggi sejak Reklamasi Teluk Jakarta. Kondisi d beberapa Pulau pemukiman n pelabuhan Muara Angke .” tulis akun @NovalAbuzarr.

Bahkan sebuah video yang diunggah oleh netizen memperlihatkan debit air laut di pelabuhan Muara Angke melebih kapasitas hingga menggenangi ruas pelabuhan yang dipakai untuk lalu lalang kendaraan.

Sebelumnya Pakar ilmu keluatan dari ITB, Muslin Muin mengatakan jika keberadaan Pulau Reklamasi atau Giant Sea Wall diperuntukkan mencegah banjir dari pasang air laut, tidaklah sepenuhnya benar.

“Jadi Reklamasi itu tidak melindungi Jakarta, justru akan menenggelamkan Jakarta,” ujar Muslim merasa aneh jika ada yang mengatakan Pulau Reklamasi adalah solusi untuk banjir Jakarta.

loading...