PB, JOGYAKARTA – Mungkin benci atau memang tidak suka dengan keberadaan Front Pembela Islam yang selama ini dianggap menjadi “batu sandungan” bagi beberapa oknum, termasuk akun yang menggunakan nama oknum polisi yang bernama Hendro Wicaksono.

Dalam postingannya, Hendro Wicaksono yang masih berpangkat Brigadir, dianggap sebagai salah satu anggo0ta Kepolisian dan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, karena yang menggunakan foto wajah lengkap dengan seragamnya serta foto sampulnya sedang ada giat di kepolisian.

Dalam postingan yang bertanggal 8 Desember 2017, hendro meng- upload sebuah gambar seseorang yang menggunakan baju bertuliskan FPI namun pada bagian kepalanya tampak pecah dan tidak berisi. Kemudian oleh Hendro foto tersebut diberi komentar “Pantesan bego……kagak ada isinya…..“.

Postingan Hendro dibagikan ke sebuah grup bernama ” SUARA PRIBUMI SELAMATKAN NKRI”. Rupanya hal itu langsung dibagikan kembali ke akun milik @Gemacan70 dan diteruskan ke akun milik Divisi Humas Mabes Polri  dan Kepolisian Daerah DI Yogyakarta.

Dan melalui akun @PoldaJogja pihak Polda DIY langsung merespon dan meminta kepada @Gemacan70 untuk memberikan postingan Hendro yang dianggap sudah melecehkan dan menghina FPI, dengan mengatakan “Bego”.

Bisa dikirimkan ke kami link postingan profil yang bersangkutan?” tulis @PoldaJogja yang kemudian diapresiasi oleh pengguna akun lainnya atas sikap Polda Jogyakarta yang langsung merespon usai mendapatkan kiriman tersebut.

Mantaps …subhanallah pa,… alhamdulillah atas RESPONYA ya pa……..” dari akun @Menjawablah milik #SOLO MCA

“Mohon dproses ya pa ini sudah menyangkut nama institusi secara tidak langsung…” @Jems_Cantona

“Ada yg punya link nya silahkan kasikan..!! Biar cepat kelar.” @gwpribumi 

(jall)

loading...