PB, INTERNASIONAL – Ketika Pemerintah Israel bermaskud untuk memindahkan ibukota negara mereka dari Tel Aviv ke Al Quds, Yerusalem, memicu berbagai komentar negatif kepada pihak Israel dengan rencana mereka.

Kepindahan mereka ke Yerusalem, rupanya juga mendapat beberapa dukungan dari negara lainnya, termasuk pihak Amerika Serikat, melalui Presiden AS, Donald Trump yang memerintahkan agar Kedutaaan Besar AS yang berada di Tel Aviv juga dipindahkan ke Yerusalem.

Sikap pemerintah Israel yang memaksakan kehendak untuk mengambil wilayah Negara Palestina menjadi bagian dari wilayah mereka rupanya mendapatkan tantangan, bahkan pengakuan terhadap Israel dari warga Palestina tidak ada sama sekali.

Sebuah video yang dibuat oleh seorang pria yang mengambil pendapat dari anak anak Palestina, menggambarkan jika keinginan Israel untuk mendapatkan pengakuan sebagai negara tidak berkenan. Bahkan anak anak Palestina menganggap jika Negara Israel sebenarnya tidak ada sama sekali.

Dalam wawancara yang dilakukan, dua anak Palestina yang masih berumur sekitar belasan tahun, menganggap jika negara Israel tidak ada sama sekali, bahkan Israel dianggap hanyalah sebagai penjajah Palestina. keberadaan Israel dianggap hanyalah bagian dari AMerika Serikat yang datang ke Palestina untuk mengklaim sebagai tanah mereka.

“Mereka tak punya Ibukota”

“Jadi, Israel tak punya Ibukota ?”

“Tidak, mereka hanyalah penajajah, bahkan mereka bukan negara.”

“Jadi tidak ada negara yang bernama Israel”

“Tidak, mereka datang dari Amerika (Serikat-red)

“Kalau begitu, dimana Al Quds menurut kamu ?”

“Tidak….Al Quds adalah Ibu kota kita, ibukota Palestina.”

Kemudian pria yang mengenakan jas sambil memegang mikropon, kembali mewawancarai seorang anak lainnnya yang sedang bersama adiknya.

Apakah Ibukota Israel ?”

“(terdiam cukup lama sambil mengingat ingat) Saya tidak tahu, yang saya tahu AL Quds itu tanah kita yang dijajah.” 

“Tapi, bagaimana orang orang bjulang Al Quds adalah ibukota Israel.” 

“Al Quds milik kita, tanah kita.”

“Kalau begitu, Ibukota Israel apa ?”  (video kemudian terpotong)

 

loading...