PB, JAKARTA – Ternyata viralnya video yang berisi pengakuan dari karyawan Bakmi Permata terkait dengan pihak majanemen yang menyuruh karyawannya untuk berbohong kepada konsumen agar mengatakan jika makanan yang dijual halal, menjadi persoalan.

Karena salah satu pengunggah video tersebut, yang menamakan dirinya di sosial media Anto Boy alias @Sumanto39451412, melalui akunnya di sosmed twitter, menuliskan jika dirinya mendapatkan “tekanan” dari beberapa orang untuk menghapus video yang sudah terlanjur diunggah.

Anto berpendapat permintaan beberapa orang untuk menghapus video tersebut, justru dianggapnya sebagai sebuah bentuk pengkhianatan kepada kebenaran kepada umat muslim.

Saya di suruh menghapus video ini untuk berhianat…lebih baik saya mati karena Alloh dari pada saya dosa sampai mati…” tulis @Sumanto39451412

Vidoe yang berisikan percakapan antara pembuat video dan karyawan, pelayan dan juga koki, yang membenarkan jika pihak Bakmi Permata memaksa pegawainya untuk membohongi konsumen jika makanan yang mereka jual adalah halal.

Namun kenyataannya divideo tersebut, para karyawan yang seluruhnya adalah beragama muslim, mengakui jika minyak yang dipakai untuk memasak dan sebagai penyedap makanan adalah minyak babi, yang jelas jelas diharamkan untuk umat muslim.

Video Berita Terkait ; http://pembawaberita.com/2017/12/10/restoran-bakmi-permata-pakai-minyak-babi-karyawan-disuruh-bohongi-konsumen.html

(jall)

loading...