PB JAKARTA – Dalam rangka agenda tahunan dalam rangkaian peringatan hari Ibu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P‎PPA) merancang ‘Katumbiri Expo’ yang dimaksudkan untuk mengangkat kesetaraan gender antara perempuan dan laki-laki yang berkiprah di bidang industri kecil dan menengah (IKM) sehingga mampu menjadi barometer atau tolak ukur kemajuan industri kreatif Indonesia

Menurut menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise‎, Katumbiri ‎sebagai kosakata yang berarti ‘pelangi’ melambangkan keanekaragaman serta keindahan produk budaya Indonesia yang diolah melalui kearifan lokal dan gagasan kreatif serta dilengkapi dengan kandungan teknologi.

“Optimalisasi peranan perempuan dalam ekonomi kreatif berbasis budaya menuju kesetaraan diharapkan mampu mendorong perempuan berwirausaha,” kata Yohana Yembise di Jakarta Pusat, Minggu (10/12/2017).

Yohana mengatakan dengan optimalisasi peranan perempuan dalam ekonomi kreatif tersebut diharapkan sanggup memainkan peran ekonomi agar dapat turut berkontribusi bagi peningkatan kesejahteraan keluarga dan bangsa.

Terkait Katumbiri Expo yang digelar sejak pekan lalu (6-10 Desember 2017)‎ sedikitnya diikuti lebih dari 250 perajin dari berbagai daerah di Indonesia antara lain ; Craft, batik, hijab, herbal alat kecantikan dan kuliner serta beberapa acara menarik seperti workshop, dan pentas musik tradisional.

Menteri Yohana berharap, ‎pengembangan produk kerajinan serta semangat kaum perempuan dalam berwirausaha akan terus meningkatkan kekayaan budaya asli Indonesia di masa mendatang.

‎”Melalui rangkaian acara tersebut yang kita inginkan bersama yaitu, mampu menarik minat wisatawan baik nusantara maupun mancanegara untuk dapat menikmati pariwisata tanah air dalam balutan tradisi dan budaya Indonesia,” pungkas Yohana (Beby Hendry)

loading...