PB Ternate : Sebanyak 140 anggota polisi dari Polres dan Jajaran Polda Maluku Utara mendapat latihan tentang cyber crime dari Mabes Polri.Hal ini di ungkapkan oleh kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas ) Polda Malut AKBP Hendri Badar di Restro Royal,Kelurahan Santiong ,Kecamatan Kota Ternate Tengah(20/12)

AKBP Hendri Badar mengatakan bahwa Polda Malut melalui Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) akan mempelajari bagaiman cara mendeteksi pengguna media sosial (medsos) menjelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Malut 2018 mendatang,terkait ujaran kebencian atau Heat Speech.

“Tim ahli dari Mabes Polri ini akan melatih  anggota  dari Polda dan Pokred sebaik mungkin agar menjadi Tim cyber yang dapat menangani kasus ujaran kebencian di media sosial (medsos)dalam pilkada mendatang”,ucapnya.

Lanjut kabid humas ,Kapolda Achmad Juri berharap dengan adanya pelatihan tentang cyber crime ini,anggotanya menjadi ahli dalam penanganan kasus- kasus cyber crime yang ada di wilayah hukum Polda Malut.

” Harapan Kapolda ,adanya peningkatan sumber daya pesonil di jajarannya dalam bidang cyber crime ini mampu menghadapi Pilkada 2018. Sebab dinamika Pilgub di Malut ini berprediksi cukup rawan terutama ujaran kebencian di Medsos.Untuk itu kepada seluruh pengguna medsos agar bijak mengunakan isntrument teknologi yang ada” tutup Hendri Badar.(Arief Muluk)

loading...