PB PURWOREJO – Kepolisian Resort Purworejo menggelar pasukan Operasi Lilin 2017. Gelar pasukan untuk mengetahui kesiapan personil, kelengkapan dan sarana prasarana dalam menghadapi pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru 2018. Gelar pasukan dilaksanakan di halaman Mapolres Purworejo, Kamis (21/12). Gelar pasukan dipimpin langsung oleh Kapolres Purworejo AKBP Teguh Trip Prasetyo, SIK. Gelar pasukan diikuti personil TNI, Banser, Dishub, dan Senkom. 

Kapolres Purworejo AKBP Teguh Trip Prasetyo mengatakan, Operasi Lilin Candi 2017 akan dilaksanakan selama 12 hari mulai 22 Desember 2017 hingga 2 Januari 2018. Operasi melibatkan 491 personil Polri dan didukung dari anggota TNI serta ormas. “Fokus pengamanan pada tempat-tempat peribadatan seperti gereja, warga yang hendak merayakan Natal dan tahun baru, obyek wisata dan jalan yang dilalui untuk lalu lintas” kata AKB Teguh Tri Prasetyo usai gelar pasukan, Kamis (21/12).

IMG-20171222-WA0383Disebutkan, di Kabupaten Purworejo terdapat 81 gereja dan 12 tempat peribadatan. Dan dari jumlah tersebut hanya ada dua gereja terbesar, yakni Santo Yusuf di Kutoarjo dan Perawan Santa Maria di Purworejo. “Khusus untuk dua gereja terbesar akan dilakukan pengaman 24 jam dengan medirikan pos pengamanan, sementara yang lain secara secara insidentil akan dilakukan pengamanan saat ada peribadatan, “ucap Kapolres. 

Dalam kesempatan itu Kapolres menghimbau agar warga yang merayakan natal dan tahun baru menjahui lokasi yang berpotensi terjadi bencana alam. “Mengingat saat ini cuaca sedang extrim maka jauhi tempat yang berpotensi terjadi bencana alam dan terus tingkatkan kewaspadaan, “katanya. 

Sementara itu Komandan Kodim 0708 Purworejo Letkol Inf Aswin Kartawijaya menambahkan, untuk mendukung Polres Purworejo dalam pengamanan perayaan natal dan tahun baru pihaknya sudah menyiapkan 200 personil. “Kami sudah koordinasi dengan Polres Purworejo nantinya secara bersama-sama melakukan pengaman bersama di titik-titik tertentu dan mendirikan posko terpadu antara TNI, Polri dan unsur masyarakat maupun pemerintah “kata Letkol Inf Aswin Kartawijaya. 

IMG-20171222-WA0384Sementara Sekda Drs Said Romadhon menjelaskan dalam pengamanan terpadu tersebut pemerintah daerah konsentrasi pada urusan perhubungan, trantib, dan kebutuhan pokok masyarakat. Diungkapkan, dari hasil pemantauan, stok kebutuhan pokok masyarakat menjelang perayaan natal dan tahun baru lebih dari cukup. “Memang ada kenaikan harga tapi masih wajar dan itu biasa terjadi menjelang hari raya dan tahun baru, “kata Sekda. 

Untuk memberi kenyamanan dirinya juga sudah memerintahkan penambahan 10 persen untuk gas melon dan BBM serta SPBU agar buka 24 jam. Selain itu terhitung hari ini seluruh material bangunan yang berada dipinggir jalan raya sudah harus bersih sehingga jalan bisa dilalui dan tidak menggangu liburan tahun baru. (Wardoyo)

loading...