PB, JAKARTA – Walaupun mengalami beberapa kali kejadian pengusiran dan penolakan yang dilakukan oleh beberapa oknum yang menamakan diri sebagai bagian dari ormas dari GP Ansor dan Banser binaan Yaqut Cholil, namun Ustad Felix Siauw tetap tidak merasa ketakutan untuk tetap melakukan kegiatannya berceramah.

Rupanya ustad Muallaf dan keturunan Tionghoa ini, memiliki dasar dan alasan kuat, dimana kejadian yang terjadi padanya bukanlah yang pertama di dalam Islam.

Menurutnya kekuatan dirinya untuk tetap melakukan kegiatan ceramah dan tausiyah kepada masyarakat muslim Indonesia, berasal dari kejadian pada awal mula Islam ketika disebarkan oleh Nabi Muhammad SAW ditanah Arab.

Dimana ketika itu, musuh musuh dari kaum Quraisy begitu membenci Rasulullah karena perkembangan Islam yang semakin pesat dan semakin mendapatkan tempat dihati penduduk Quraisy, bahkan para pembenci Rasulullah, seperti Abu Lahab, Abu Jahal. Bahkan Felix menganggap ada kelompok dari penguasa saat ini yang merasa ikut terganggu dengan kegiatannya, namun bagi Felix tidak lebih dari gangguan seperti atau Raja Namrud dari Persia atau Fir’aun dari Romawi yang sangat membenci Islam.

Bila ada penguasa merasa terganggu dengan dakwah, saya jadi ingat Namrud, Fir’aun, Persia, Romawi, yang terganggu dengan dakwah. Begitu juga Abu Lahab, Abu Jahal merasa terganggu dengan dakwah, Jangan-jangan.. Ah Sudahlah..”  tulis Felix Siauw melalui akunnya @felixsiauw pada tanggal 28 Desember 2017.

Namun Felix rupanya tidak ingin dianggap sombong atau menyamakan diri dengan penyebar agama Islam pada masa awal kebangkitan Islam pada jaman jahiliyah. karenanya postingannya tidak diteruskan.

(jall)

loading...