PB KALTIM – Unit Reskrim Polsek Kota Bangun berhasil meringkus seorang bandar narkoba yang bermukim di kawasan Jalan Liang Ulu, RT 006, Kecamatan Kota Bangun. Jumat (29/12) lalu. tak tanggung tanggung dari tangan sang bandar polisi menyita lebih dari 30 gram narkoba golongan satu jenis shabu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas, sang bandar Abdul Wahab (39) memang kerap sering mengedarkan shabu di kawasan Kecamatan Kota Bangun tersebut.

“Pelaku diringkus oleh dua anggota Polsek Kota Bangun yang memang ditugaskan menelusuri jejak pelaku,” papar Kapolres Kukar AKBP Anwar melalui Kapolsek Kota Bangun AKP Subari.

Penangkpan pelaku bermula dari informasi masyarakat yang mengaku resah dengan semakin maraknya peredaran narkoba di kawasan Jalan Liang. Mendengar hal itu, Polisi langsung melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi yang diterima. Hasilnya, polisi berhasil memperoleh alamat dan identitas pelaku.

“Penyelidikan kita lakukan berdasarkan laporan masyarakat, hingga identitas pelaku diketahui,”papar Kapolsek.

Tak mau kehilangan buruanya, pada Jumat (29/12) polisi menyergap kediaman pelaku. Selain mengamankan sang bandar ‎polisi menemukan barang bukti berupa tiga poket shabu dengan berat mencapai 31,32 gram, satu unit handphone, satu buah tas tempat menyimpan shabu, sebuah korek gas, satu unit timbangan digital, satu buah pipet kaca, tiga buah sendok takar, sebuah kotak handphone, plastik klip dan uang tuni Rp 100 ribu,

“Satu paket shabu ukuran jumbo ditemukan di dalam sebuah kotak, satu paket shabu ukuran sedang ditemukan di tangan pelaku dan satu paket kecil ditemukan pada kantung celana pelaku,” ungkapnya.

Dari lokasi penangkapan, pelaku dan barang bukti diamankan ke Mapolsek Kota Bangun. Pelaku dijebloskan ke sel tahanan dan akan dijerat ‎pasal 114 ayat (2) Jo pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal seumur hidup kurungan.

“Kasus ini akan terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan narkoba lainya,” tegas Kapolsek. (Monty Montana)

loading...