PB KEBUMEN — Setelah sempat menghilang, Devi (21) seorang mahasiswi STIKES di Kebumen akhirnya ditemukan polisi.

Kisah menghilangnya mojang asal desa Karanggedang kecamatan Sruweng Kebumen itu, sempat menjadi perbincangan publik.

Karena banyak netizens yang mengunggah kabar hilangnya ke Medsos.

Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar melalui Kapolsek Gombong AKP Hendrie Suryo Liquisasono, korban ditemukan pada hari Kamis (04/01) sekira pukul 07.00 wib saat turun dari angkutan travel, di jalan desa dekat rumahnya.

“Kami ketemu Devi, tadi pagi. Kurang lebih pukul 07.00 wib saat dia turun dari mobil travel bersama kekasihnya. Setelah itu, mereka berdua, kami bawa ke Polsek Gombong,” ucap Kapolsek.

Devi dilaporkan hilang ke Polsek Gombong pada hari Sabtu (30/12/2107) pagi, rupanya pergi ke Jakarta menjemput kekasihnya Willy Saputra (28) yang bekerja sebagai konsultan di salah satu perusahaan swasta.

Devi menghilang setelah diantar orang tuanya untuk melakukan KKN di Puskesmas Kuwarasan pada hari Selasa (26/12/2108). Keterangan dari pihak kampus, Devi tidak pernah berangkat.

“Dari keterangan kampus itulah, akhirnya keluarga mencari keberadaan mahasiswi itu. Pihak keluarga juga sudah meminta tolong kepada para teman kuliahnya untuk membantu mencarikan. Bahkan, ada juga yang mengunggah kabar hilangnya Devi di medsos, sehingga viral,” imbuhnya.

Informasi yang diperoleh, Devi sebetulnya dilarang keluarganya untuk berpacaran dengan Willy Saputra yang berstatus duda anak satu.

Bahkan, Devi dekat dengan Willy Saputra semenjak sekolah, di bangku SMA.

Keluarga melarang Devi berpacaran karena alasan masih sekolah.

“Mungkin agar Devi ini fokus kuliah dulu. Jadi sama orang tuanya dilarang. Devi anak tunggal di keluarganya. Hingga saat ini, keduanya masih menjalani pemeriksaan,” ujarnya.

Lanjut AKP Hendrie, kasus tersebut bukan kasus pidana. Karena, secara umur keduanya sudah dewasa.

Dari Polsek Gombong Polres Kebumen hanya sebagai penengah dalam masalah ini, sekaligus melakukan pembinaan kepada sepasang kekasih itu.

Hingga berita ini dimuat, keduanya masih dilakukan pemeriksaan. Kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan. Polisi juga menghadirkan ke dua belah pihak keluarga, untuk bermusyawarah. (Kun)

loading...