PB Ternate : Hari terakhir tahapan pendaftaran pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara mengalami sedikit permasalahan dan .Pasalnya pasangan Abdul Ghani Kasuba (AGK)dan Al Yasin Ali (YA) yang diusung oleh PDIP dan PKPI untuk mendaftarkan diri menjadi bakal calon gubernur dan wakil gubernur Provinsi Maluku Utara tersandung dengan partai pengusung dari PKPI  yang sebelumnya telah mendaftarkan partainya kepada bakal calon lain yaitu Burhan Abdurahman (Bur) – Ishak Jamaludin (JADI).(10/1)

Atas kejadian tersebut Ketua KPU Provinsi Maluku Utara , Sahrin Somadayo belum bisa memberikan surat tanda terima pendaftaran dan menskorsing waktu jalannya persidangan untuk menghubungi KPU Pusat karena masalah tersebut.
“Kami (red -KPU Malut) akan hubungi ke Help Desk KPU RI dimana telah ada orang partai PKPI Pusat untuk memberikan keputusan masalah ini,” kata Sahrani saat diwawancarai oleh awak media di Ball room Grand Dafam Hotel.

IMG-20180110-WA0165Lanjut Sahrin ,pihaknya belum bisa  memberikan kepastian apakah AGK-YA lolos atau tidak. Sebab keputusan tergantung dari hasil konfirmasi KPU RI dan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PKPI.
“Berdasarka aturan yang berlaku di KPU,jika salah satu partai telah mengeluarkan rekomendasi dan telah didaftarkan ke KPU lalu KPU mengesahkan itu, maka partai tersebut tidak bisa mendaftarkan kandidat yang lain. Untuk itu kita tunggu saja hasil konfirmasi dari KPU RI,” ujarnya.

Setelah menunggu skorsing selama 1 jam dan KPU Provinsi Malut belum mendapatkan keputusan dari KPU RI dan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) PKPI , maka KPU Malut menambh skorsing  hingga pukul 20.30 WIT. (Arief Muluk)

loading...