PB Karawang : Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang, Elievia Khrissiana, ST siap untuk memfasilitasi Komunitas Lingkungan Hidup (KLH) Karawang dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang untuk menangani sampah. Demikian diungkapkan Elievia ketika menerima KLH Karawang, Rabu (17/1).

Elievia akan mendorong DLHK untuk membenahi permasalahan sampah, apalagi sekarang ada teman-teman dari Komunitas Lingkungan Hidup yang ingin berniat membenahi Karawang bebas dari sampah.

“Saya akan berusaha untuk jembatani teman-teman untuk bertemu dengan DLHK,apalagi rekan – rekan KLH akan memberikan solusi untuk penanganan sampah,” katanya.

Dalam hal ini hanya satu yang saya inginkan yaitu, Karawang harus bersih dari sampah, sampai saat ini sampah masih menjadi momok yang menakutkan dan tidak pernah terselesaikan. Coba kita lihat TPA Jalupang sampai saat ini tidak ada yang namanya sampah diproses.

“Di Jalupang sampah hanya ditumpuk dan ditumpuk, padahal Jalupang itu tempat terakhir untuk pemrosesan sampah tapi dalam kenyataannya Jalupang hanya sebagai tempat pembuangan akhir sampah ,”jelasnya.

Ditambahkan Ellievia, sampah sebenarnya bila diolah secara serius menjadi sangat ‘seksi’, betapa tidak, dari sampah bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang besar. Bila saat ini menghasilkan PAD sebesar Rp4 milyar. Bisa dibilang sangat minim bilang dibanding Kabupten Bekasi yang menghasilkan PAD Rp14 milyar, bahkan tahun ini menargetkan Rp20 milyar. Potensi di Karawang jauh lebih besar dibanding Bekasi. Bila sampah ini dikelola dengan serius, akan sangat ‘seksi’ bagi pendapatan daetah,” ungkap Ellievia.

Elievia berharap pemda benahi dulu TPA Jalupang, jadikan Jalupang tempat pemrosesan akhir sampah, kenapa saya menolak adanya TPA baru yang di Leuwisisir, kalau di Leuwisisir itu dibuka akan menambah permasalahan baru, terang Elievia.

Saya sangat apresiasi terhadap rekan KLH yang mau peduli dengan kondisi sampah di Karawang, apalagi sekarang sambung Elievia, Perda Sampah sudah diparipurnakan tinggal kita bagaimana Perda tersebut bisa berjalan efektif, sehingga Karawang menuju Zero sampah bisa tercapai, jelasnya.

Sementara Ketua KLH Karawang, Herdiawan, meminta agar Pemerintah Daerah Karawang serius dalam penanganan sampah, dirinya bersama rekan-rekan di KLH siap membantu dan memberikan solusi terhadap Pemda dalam hal penanganan sampah.

“Kita ada konsep dan kerja nyata dalam penanganan sampah, saya yakinkan Karawang bisa terlepas dari permasalahan sampah, jelas Herdi.

Hal yang sama juga diungkapkan Aktivis Lingkungan Hidup, H.D Kurnia, dirinya meminta Pemda Karawang untuk melibatkan para aktivis atau pemerhati lingkungan hidup untuk menangani sampah.

“Ini sudah saatnya Pemda melibatkan para rekan – rekan aktivis lingkungan hidup untuk tangani permasalahan sampah ,” katanya.

Kita sudah berikan edukasi kepada masyarakat, bagaimana cara menangani sampah dengan baik, sehingga kedepan sampah yang menjadi momok menakutkan bisa menjadi sahabat dan menghasilkan nilai ekonomis, ungkapnya. (HERI)

loading...