PB Jakarta – Dalam upaya pemerintah meningkatkan kunjungan wisatawan asal China ke berbagai objek wisata di wilayah Indonesia timur, Maskapai Garuda Indonesia berencana menambah jadwal penerbangan dari Beijing ke Denpasar.

General Manager Garuda Indonesia Cabang Beijing Hans Hanliono, mengatakan, mulai April 2018, pihaknya akan menambah rute Beijing-Denpasar setiap hari. Maskapai penerbangan pelat merah ini hingga saat ini sudah menerbangi rute Beijing-Denpasar lima kali dalam sepekan, yaitu setiap Selasa, Kamis, Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Garuda tujuan Denpasar setiap hari Jumat bertolak dari terminal 2 Beijing Internasional Capital (Shoudu Beijing Jichang) pukul 06.20 waktu setempat, serta Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu pukul 06.30. Untuk menerbangi rute tersebut, Garuda menggunakan pesawat berbadan lebar jenis Boeing 777-300ER yang mampu menampung sekitar 360 penumpang.

Maskapai akan menambah frekuensi penerbangan dari Beijing ke Denpasar untuk mendukung upaya pemerintah mencapai target kunjungan tiga juta wisatawan asal China ke berbagai objek wisata di Indonesia.

Tahun lalu, target kunjungan dua juta wisatawan asal China meleset karena Bali terdampak letusan Gunung Agung, yang mengakibatkan penutupan sementara Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai. “Kami kehilangan sekitar 90 ribu penumpang selama periode Oktober-Desember 2017 karena dampak letusan Gunung Agung,” kata Hans.

Meski demikian, jumlah penumpang yang diangkut Garuda dari China ke Indonesia meningkat dari 770.444 orang pada 2016 menjadi 887.389 orang pada 2017. Selain dari Beijing, Garuda juga mengoperasikan penerbangan ke Denpasar dari Shanghai, yang mulai April 2018 frekuensinya ditambah dari tiga kali per pekan menjadi setiap hari.

Garuda juga melayani penumpang empat kali dalam sepekan di rute Beijing-Jakarta dan Chengdu-Denpasar, tiga kali sepekan di rute Zhengzhou-Denpasar, dua kali sepekan di rute Xi’an-Denpasar, dan sekali sepekan di rute Shenyang-Denpasar dan Kunming-Denpasar.

Sampai saat ini Garuda setiap hari menerbangi rute Shanghai-Jakarta, Guangzhou-Jakarta, Guangzhou-Denpasar, dan Hong Kong-Denpasar. Sementara penerbangan Hong Kong-Jakarta ada dua kali dalam sehari,pukul 09.00 dan 17.00 waktu setempat.

Di samping B777-300ER, Garuda juga mengerahkan pesawat jenis Boeing 737-800, Airbus 330-300, dan Airbus 330-200 untuk melayani penerbangan dari daratan Tiongkok dan Hong Kong.(Dirawantara)

loading...