PB, JAKARTA – Usai aksi #KartuKuning yang dilakukan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI Zadit Taqwa kepada Jokowi, kini aksi demo mahasiswa mulai menjalar ke beberapa daerah.

Bahkan beberapa diantaranya langsung ditangkap oleh pihak kepolisian, seperti yang terjadi di Padang, ketika organisasi mahasiswa dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) melakukan aksi menyampaikan aspirasi mereka.

Dari video yang dibuat didalam mobil tahanan milik kepolisian, para anggota KAMII menyatakan jika spanduk yang berisi aspirasi mereka, diketahui oleh masyarakat dan presiden Jokowi, terkait dengan keresahan masyarakat saat ini.

Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, merasa janggal dan aneh ketika pihak kepolisian melakukan penangkapan terhadap anggota KAMMI, yang sedang menyampaikan aspirasi mereka.

Ini video mahasiswa KAMMI yang ditangkap saat sampaikan aspirasi pada kunjungan Jokowi di Padang kemarin. DIA BIKIN siaran dari atas mobil polisi. Jadi maksud polisi nangkap orang itu apa ya? .” tulis Fahri Hamzah melalui akunnya @Fahrihamzah.

Bahkan Senator DKI Jakarta, Fahira Idris, Wakil Ketua Komisi III DPD RI, juga turut memberikan dukungan kepada para mahasiswa yang ditangkap pihak kepolisian.

Yang tabah ya dek.. hidup adalah pilihan.. saat kamu memilih jalan perjuangan, tentu akan ada resiko2nya.. hadapi dg tabah dan cerdas.. saya yakin pihak kepolisian akan membebaskan…” tulis Fahira melalui akunnya @fahiraidris.

Bahkan Fahira mencoba untuk mengingatkan pihak kepolisian jika anggota KAMMI melanggar serta berbuat anarkis, apalagi melakukan hate speech yang menghina presiden, mungkin penangkapan oleh pihak kepolisian bisa dimengerti. Namun dari video yang diunggah mereka sama sekali tidak melakukan hal tersebut.

Sepanjang tidak anarkis, tidak hate speech & tidak menghina.. sy rasa tdk ada masalah bila mahasiswa hanya sekedar bentang spanduk bertuliskan aspirasi.. Kecuali mereka ada dugaan lakukan beberapa hal di atas, ya baru bolehlah diamankan..” Ujar Fahira yang meyakini jika para mahasiswa yang ditangkap akan bisa segera dibebaskan. Bahkan Fahira merasa bangga dengan sikap mahasiswa dari KAMMI dan juga Ketua BEM UI.

Dulu sy sempat khawatir, saat para mahasiswa daya kritisnya menurun, sehingga tampillah para emak2 militan yg kritis thdp Pemerintah.. Sekarang saat mahasiswa ingin menyampaikan aspirasi mereka dg cara2 yg wajar, misal gelar spanduk, sedikit orasi, kenapa jadi ditangkap begini?” tulis Fahira.

 

loading...