PB, PALEMBANG – Jika selama ini pembangunan dan pengembangan kondominium dan juga mall serta perkantoran menjadi satu, hanya dikuasai oleh beberapa perusahaan yang dimiliki para konglomerat dari perusahaan yang itu itu saja.

Namun kini sebuah perusahaan milik pengusaha “pribumi” yang bergerak di bidang perumahan dan real estate dengan langkah berani mengambil langkah untuk membangun sebuah kawasan perumahaan lengkap dengan apartemen, kondonium serta perkantoran dan mall menjadi satu kawasan.

Melalui perwakilan PT. Nisyim Karya Bhakti, yang akan bekerjasama dengan PT. Madjapahit Sampurna Abadi, M. Husni mengatakan jika mereka tidak takut akan menjadi saingan berat beberapa pengembang raksasa, seperti Podomoro atau Lippo dan juga pengembang lainnya yang saat ini dimiliki oleh pengusaha dari warga keturunan, yang saat ini dikenal sebagai raksasa pengembang.

“Kami merasa wajib untuk masuk ke dalam persaingan ini, dan kami tidak takut, kami punya modal dan tidak “mengemis” meminjam keluar negeri,” ujar Husni kepada redaksi pembawaberita.com

IMG-20180213-WA0004 IMG-20180213-WA0006 IMG-20180213-WA0007 IMG-20180213-WA0008

Dana yang diperlukan untuk membangun 3 tower dengan jumlah lantai yang mencapai hingga 45 lantai, diperlukan dana sebesar Rp. 4 triliun, dengan menghabiskan 6 hektar lahan.

Walaupun lahan yang akan dibangun berada di daerah perkotaan, namun Husni berjanji jika kawasan yang akan dibangun justru akan memberikan kesejukan dan pemandangan yang tidak akan pernah dilupakan oleh siapapun yang berkunjung ke Palembang.

“Kami ingin menjadikan kawasan ini sebagai salah satu ikon wisata bagi Kota Palembang,” ujar Husni sambil menambahkan jika Palembang 3 tahun kedepannya akan memiliki salah satu kawasan kebanggaan Daerah.

Rencana pembangunan yang ditargetkan selama 3 tahun diharapkan sudah bisa segera dimulai, dan direncanakan akan dimulai pada bulan Maret 2018. Husni berharap agar proyek ini akan bisa menyerap tenaga kerja yang cukup besar, bahkan dirinya bermimpi nantinya, masyarakat Palembang tidak perlu mencari pekerjaan diluar dari Palembang.

Mimpi ini akan diwujudkan oleh Husni dengan berencana untuk membuat dua proyek berikutnya yang juga akan menelan biaya hingga triliunan rupiah, namun Husni masih merahasiakan.

“Nanti akan kami beritahukan, sementara ini masih kami buat rancangannya, karena proyek besar kami pertama ini harus segera terwujud,” pungkas Husni.

(jall)

loading...