PB, JAKARTA – Ributnya masyarakat atas sikap pemerintah yang sudah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) tanpa melalui pemberitahuan terlebih dahulu, dianggap sudah memboodohi masyarakat, apalagi kenaikan harga BBM tidak disertai dengan keterangan jelas, terutama terkait dengan harga pokok bahan bakar bensin.

Salah satu pakar dan ahli Ekonomi Indonesia, Kwik Kian Gie, mengingatkan masyarakat agar tidak hanya larut dalam protes terhadap persoalan naiknya BBM diam diam, namun juga wajib mempertanyakan kepada pemerintah soal berapa kalkulasi harga pokok 1 liter bensin berapa.

“Orang ramai bicara harga minyak naik, subsidi lagi dsb. Tapi tidak pernah ada yang bisa berikan kalkulasi harga pokok per 1 liter bensin itu berapa?” tulis Kwik Kian Gie melalui akun sosial medianya @kiangiekwik.

Terkait dengan kalkulasi harga bpokok 1 liter bensin, Kwik sudah berusaha untuk bisa mendapatkan informasi yang diperlukannya, bahkan permintaannya terkait dengan harga kalkulasi pokok 1 liter bensin ini sudah dilakukannya sejak menbata sebagai Anggota DPR RI, hingga menjabat sebagai Menko Ekuin, Menteri Bappenas, bahkan ketika memberikan kesaksian di MK sebagai saksi ahli, Kwik Kian Gie sudah berusaha untuk mendapatkan informasinya. Namun ternyata permintaannya tidak pernah digubris. Bahkan Kwik menyindir kebiasaan pemerintah yang memberikan penjelasan melalui sosial media, bukanlah penjelasan yang lengkap.

 

Kwik mengingatkan pemerintah dan masyarakat jika, yang menjadi pemilik minyak yang ada di perut bumi adalah rakyat, yang kemudian disuruh membeli dengan harga yang ditentukan oleh New York Mercantile Exchange (NYMEX) di New York amerika Serikat.

“Padahal kalau uang tunai yang keluar berapa untuk 1 liter bensin dibandingkan uang tunai yang masuk dari harga yang dibayar konsumen, hasilnya kelebihan uang atau surplus. Kok disebut subsidi. Belajar darimana ?” tulisnya mengkritik pemerintah dengan cara pemerintah menyebut kelebihan sebagai subsidi.

(jall)

loading...