PB, INTERNASIONAL – Mungkin kejadian seperti ini hanya terjadi sekali dalam sejarah pemimpin sebuah wilayah perkotaan, ketika walikota terpilih oleh rakyat, justru membuat rakyatnya menjadi muak melihat kelakuannya selama menjadi walikota, hingga akhirnya kemarahan warganya memuncak dan melakukan pemasungan walikota mereka tanpa mau lagi mendengar janji manis atau juga hanya sekedar bernegosiasi sepatah katapun dari walikota.

Seperti yang dilansir oleh sebuah media luar negeri, BBC Munde, setelah mendapatkan kisahnya dari salah satu wartawan dari Radio Fide, radio setempat, Walikota San Buenaventura, Bolivia, Javier Delgado, terpaksa harus menerima kenyataan jika dirinya tanpa bisa lagi beradu argumen agar tidak menimbulkan sebuah keributan yang lebih besar.

Warganya sudah merasa muak ketika selama menjabat ternyata Javier sama sekali tidak pernah terlihat berniat untuk menuntaskan janji kampanyenya, bahkan sadisnya menurut warga, selama menjabat Javier tidak mau menerima warganya yang datang ke kantornya.

Akhirnya kemarahan warga memuncak, bahkan ketika Javier berusaha untuk menemui warganya untuk membicarakan permasalahan, tidak juga diterima oleh warganya yang sudah marah, dan meminta jika Javier harus menjalani hukuman pasung terlebih dahulu.

Javier akhirnya menerima pemasungan dirinya, selama 40 menit, agar tidak terjadi keributan besar. Rupanya kejadian pemasungan terhadap Javier bukan yang pertama kali terjadi, karena sebelumnya pada tahun 2015 dan 2016, Javier juga pernah dipasung dengan alasan yang sama, hanya karena tidak memenuhi janjinya ketika mencalonkan diri menjadi walikota.

(jall)

loading...