PB, JAKARTA – Sampai saat ini E-KTP tidak pernah selesai, mulai dari persoalan blangko yang sering habis, hingga sementara anggarannya sudah habis dibagi bagi oleh para koruptor yang sementara lainnya masih bebas, bahkan saling tuding dan menyebut nama sebagai penerima.

Namun kondisi di masyarakat bawah yang seharusnya berhak untuk menikmati kepemilikan E KTP, hanya karena ingin tertib aturan sebagai warga negara yang baik dan menurut keinginan dan kemauan pemerintah, karena kebanggan sebagai warga dari bangsa Indonesia. Justru mengalami kesulitan.

Dan persoalan tersebut tidak berkesudahan, bahkan hingga bertahun lamanya hanya untuk mengurusi kepemilikan E KTP, dan akhirnya harus bolak balik ke kantor catatan sipil ataupun ke kantor Kepala Desa atau Kelurahan. Namun hanya mendapatkan janji tanpa ada kejelasan apapun.

Akhirnya rasa kecewa, bercampur dengan kemarahan, dan putus asa karena pesimis akan mendapatkan E KTP, membuat salah satu warga dari Desa Pameungpeuk, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut Jawa Barat, membuat E KTP versinya sendiri, dengan menggunakan tulisan tangan.

E KTP versi Imaniar A. Jannah ini dibuat setelah hampir tiga tahun lamanya menunggu, bahkan kekecewaannya ditumpahkan dalam sebuah tulisan yang ditujukan kepada Presiden Joko Widodo. Dalam tulisannya Imaniar menanyakan apakah membuat E KTP sama dengan kredit motor yang harus diselesaikan selama 3 tahun. Berikut isi suratnya.

ektp made

Dear PAK JOKOWI

pak kenapa sih pejabat doyan banget duit rakyat ? apa duit pejabat lebih kecil daripada duit rakyat ? padahal perbandingannya, kalau rakyat naik ojek, pejabat naik mobil. Uang apapun pejabat sikat, uang pajak, uang EKTP, dampaknya nyusahin rakyat bikin EKTP lama. masa bikin 2016 sampe sekarang udah mau 2018 belum kelar, mau 3 tahun…ITU BIKIN EKTP ATAU KREDIT MOTOR, kesal saya pak nunggu lama, udah saya bikin sendiri.

EKTP versi Imaniar ini dibuat persis dengan EKTP lengkap dengan foto dirinya dan data data layaknya sebuah KTP. Termasuk tanda tangan dari dinas terkait, yang mengesahkan dan mengeluarkan EKTP buat warganya. Namun EKTP Imaniar sepertinya dibuat di sebuah kertas dari buku tulis bergaris yang biasa digunakan oleh anak sekolah.

(jall)

loading...