foto dokukmn acehportal

PB, Aceh Besar – Rupanya kisah cinta yang dijalani oleh AR (19) warga Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar dengan pacarnya, H (18) warga Banda aceh secara jarak jauh menimbulkan kerinduan diantara keduanya.

Bahkan H dengan tekad dan nekad mendatangi rumah yang didiami oleh AR hanya demi melepaskan kerinduannya kepada sang kekasih hati. Secara kebetulan rumah yang didatangi H sedang kosong dan hanya AR saja yang ada.

Rupanya kerinduan mereka untuk bertemu, mengalahkan peraturan yang ditegakkan di Provinsi Aceh yang memiliki keistimewaan karena berhak untuk menerapkan sistim Syariah dalam penegakan hukum di Bumi Rencong.

Dan salah satunya adalah Pasal 23 ayat 1 Qanun Jinayah tentang Khalwat (berdua-duaan di tempat sepi), dimana AR dan H bukanlah pasangan hidup resmi, karenanya sebagian pemuda Kecamatan Ingin Jaya, mencurigai kedatangan H di kediaman AR.

Akhirnya keduanya tertangkap sedang berduaan yang jelas jelas melanggar peraturan Syariah yang diterapkan. Keduanya langsung di dudukan di sebuah batang kayu dan menjadi tontotan masyarakat. Bahkan sebagian lainnya, menyirami sekujur tubuh mereka dengan air comberan, hingga baju yang dikenakan keduanya berwarna hitam akibat lumpur dari comberan menempel.

“Dari hasil keterangan, keduanya jelas jelas telah melanggar Pasal 23 ayat 1 Qanun Jinayah tentang Khalwat (berdua-duaan di tempat sepi),” ujar Marzuki selaku Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP dan WH Aceh, kepada wartawan.

Usai menerima siraman air comberan, keduanya akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian Syariat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kedua pasangan ini rupanya sempat terekam kamera video ketika disiram dengan air comberan, dan videonya menjadi viral ke sosial media.

 

 

(Sumber)

loading...