IMG-20180312-WA0259PB, Jakarta – Relawan Jokowi yang tergabung dalam Komunitas Relawan Sadar (Korsa) menyesalkan sikap Presiden RI Joko Widodo yang sibuk meresmikan  infrastruktur tetapi banyak pekerja yang mengalami kecelakaan kerja hingga meninggal dunia.

“Ini sama saja Presiden Jokowi bersenang senang dengan pencitraan diatas penderitaan orang lain, Ini bisa terjadi karena proses pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur tersebut dilakukan tidak profesional dan tidak mengutamakan keselamatan kerja,” ujar Koordinator Korsa Amirullah Hidayat kepada pembawaberita.com melalui saluran Whatsappnya, Selasa (6/3).

Dia juga mengatakan bahwa yang penting bagi Jokowi adalah pembangunan infrastruktur itu cepat selesai dan bisa diresmikan.

“Terbukti Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sementara waktu memberhentikan proyek-proyek elevated construction di seluruh Indonesia  menyusul terjadinya kecelakaan di proyek tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu),” tuturnya.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur seharusnya untuk kemajuan bangsa di masa depan, bukan untuk pencitraan.

Dia juga menyesalkan utang luar negeri Indonesia yang melonjak tinggi itu  banyak dipakai untuk sektor infrastruktur tetapi hasilnya memprihatinkan.

“Bahkan alasan pemerintah pembangunan infrastruktur banyak menyerap tenaga kerja itu tidak terbukti, ya pemerintah seperti melakukan pembohongan publik,” ujarnya lagi.

“Akibat Jokowi hanya melakukan pencitraan saja selama ini, maka kami relawan menyatakan diri keluar dari barisan pendukung Jokowi sebab kami sadar bangsa ini akan mengalami kehancuran jika pemerintahan ini di teruskan,” imbuhnya.

Dia juga mengaku bahwa Korsa telah  membuat program kerja yakni Gerakan Sadar Nasional yang memiliki misi menyadarkan seluruh rakyat Indonesia bahwa selama ini rakyat hanya menjadi korban pencitraan Pemerintahan Jokowi saja. (Enel-Sultra)

loading...