PB, SURABAYA – Adanya layanan Samsat Online yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam pengurusan dokumen kendaraan, tampaknya menjadi celah bagi para pelaku praktik percaloan.

Dengan adanya kemudahan ini, menjadi kemudahan pula bagi oknum tak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan pribadi. Sebagaimana yang terjadi di Samsat Ketintang Surabaya.

Sebuah unit mobil dengan nomor polisi W 1XX9 BJ yang sejatinya berada dalam wilayah Samsat Gresik, yang masa berlaku baik STNK maupun pelat nomor serta pajaknya habis, dapat dilakukan perpanjangan di Samsat Ketintang.

Dikonfirmasi terkait perpanjangan STNK W 1**9 BJ tanpa kelengkapan KTP dan BPKB, Kanit Regident Samsat Gresik, IPTU Engkos Sarkosi, menyatakan tidak memproses perpanjangan STNK unit tersebut.

“Unit, KTP, STNK dan BPKB harus datang, apabila tanpa itu tidak bisa kami proses perpanjangan,” kata Engkos, Selasa, (13/03).

Engkos juga menjelaskan, bahwa kendaraan dengan nopol W 1**9 BJ tidak di proses di Samsat Gresik, melainkan di Samsat lain. Hal itu menurutnya bisa terjadi karena saat ini ada layanan Samsat Online.

Terkait Samsat mana yang menerbitkan perpanjangan STNK W 1XX9 BJ, Engkos mengaku tidak tahu. Untuk mengetahui itu diterbitkan dimana, Engkos menyarankan untuk kroscek di Polda Jatim.

Atas saran inilah, tim mengkonfirmasi bidang pelayanan STNK Ditlantas Polda Jatim. Dijelaskan, bahwa unit kendaraan dengan nopol W 1**9 BJ di proses di Samsat Ketintang dengan sistem layanan Samsat Online.

Kendaraan itu sendiri adalah sebuah mobil Minibus Toyota New Avanza tahun 2012 atas nama EK, asal Jagongan, Gulomantung, Kebomas, Gresik.

Sumber berinisial JZ menyebutkan, selain tanpa kelengkapan KTP dan BPKB, proses perpanjangan STNK 5 tahun juga dilakukan tanpa menghadirkan unit kendaraan untuk cek fisik.

Sayangnya, terkait dugaan penyimpangan proses perpanjangan STNK 5 tahun ini, Perwira Urusan (Paur) Samsat Ketintang, AKP Mala Darlius sendiri belum dapat di konfirmasi.

(asb/wp)

loading...