PB, JAWA TIMUR – Pemilu kepala daerah Jawa Timur semakin mendekati hari pemilihan, namun dari 1.100.817 jiwa jumlah jiwa di Kabupaten Tulungagung, ternyata dari data yang berhasil direkam oleh KPU Tulungangung terdapat 20.245 calon pemilih yang belum mendapatkan KTP Elektronik.

Data ini didapatkan dari hasil pencocokan dan penelitian data pemilih yang dilakukan oleh KPU bersama jajaran PPK dan PPS di lapangan. Dari jumlah penduduk, Kabupaten Tulungagung tercatat sebanyak 851.291 jiwa baru mengantongi KTP-E.

Ketua KPU Kabupaten Tulungagung, Suprihno, mengatakan jika sampai saat ini dari data perekaman KTP-E yang sudah siap cetak baru tercatat sebanyak 9.349 jiwa. Sementara dari jumlah tersebut, hanya 859.007 yang baru memiliki KTP-E, termasuk dengan 90.459 jiwa pilih yang hanya bermodalkan surat keterangan sementara pengganti KTP-E.

Sementara 20 ribu lainnya yang belum mendapatkan KTP-E ataupun surat keterangan pengganti KTP-E sementara, menurut Heikal pendiri Heikal Center, hal sudah tentu ini akan merugikan pihak yang akan maju dalam Pilgub Jawa Timur dan memiliki basis kuat di Kabupaten Tulungagung.

“Kasihan juga mereka yang memiliki basis di Kabupaten Tulungagung harus kehilangan 20 ribu lebih suara, hanya karena keteledoran pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada warganya soal KTP-E.” ujar Heikal.

Jumlah jiwa pilih yang belum memiliki KTP-E sudah tentu terancam tidak akan bisa ikut mencoblos, karena KTP-E merupakan salah satu persyaratan penting dalam pencoblosan nantinya, bahkan beberapa TPS memberikan kesempatan kepada pemilih jika belum terdfatar namun memiliki KTP-E bisa ikut mencoblos.

(jall/sumber)

 

loading...