PB – Jakarta – Organisasi Ferari mengadakan pengajian dan sykuran bersama anak yatim piatu dijakarta. Pada saat acara tersebut dihadiri Ketua umum dan Sekjen Ferari, serta tamu undangan Irjen pol Kamil Rajak, serta beberapa tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.

20180319_201632Dalam kesempatan itu Ponadi. SH selaku Advokad Ferari mengatakan kami mengadakan acara syukuran sebagai rasa syukur kami kepada yang maha kuasa serta berbagi dengan anak-anak yatim.

Ponadi menambahkan Ferari ini belum lama berdiri dan berani bersaing dengan organisasi lainnya
Ferrari ingin membantu pemerintah dalam hal penegakkan hukum supaya kontruksi 4 Pilar penegak hukum tidak ada yg cacat dengan harapaan agar ferari menjadi pemicu bagi advokad atau penasehat hukum yang lain agar mencontohnya dalam pelaksanaan penegakkan hukum, agar kedepannya tidak ada penasehat hukum yang ditangkap oleh penegak hukum, kalau penasehat hukum sampai ditangkap berarti penasehat hukum tersebut telah melanggar hukum.

“Advokad Ferari siap mendukung untuk penegakkan hukum sebagai salah satu pilar dari 4 pilar yang terdiri dari Kepolisian, Kejaksaan, Kehakiman, Advokad atau penasehat hukum ” Tegas Ponadi.

IMG-20180319-WA0021Ketua umum Ferari DR (YURIS). DR (MP). H. Teguh Samudera, SH, MH
Saat ditemui Awak Media mengatakan Ferari adalah Organisasi Advokasi termuda di Indonesia karana Baru berdiri tinggal 10 November 2017, Ferari dibentuk karena banyak sekali aduan Dari Rekan Rekan advokad yang merasa dirinya Sudah membesarkan organisasi advokad yang Sudah ada tapi kepetingannya di majinalkan oleh pengurus organisasi tidak diperhatikan atau disepelekan contohnya dalam kegiatan organisasi tidak diajak, dalam mengurus KTA lama sekali sedangkan uang Sudah diberikan tapi KTA sdh 4 bulan tidak jadi, semula kita carikan solusi tetapi terjadi problema, pada saat datang menemui pengurus tidak bisa, jadi advokad tersebut akhirnya banyak yang mengeluh dan mengadu hal yang serupa dan seolah olah menjadi satu kesatuan bukan bersama karena organisasi itu keseluruhan bukan milik individu atau “saya”

Dengan dasar itulah kami membentuk FERARI yaitu FEDERASI ADVOKAD REPUBLIK INDONESIA, karena kami tidak memerlukan uang tidak perlu memungut uang dari anggota kecuali anggota tersebut meminta atau membuat KTA dengan syarat berita acara sumpah diangkat sebagai advokad serta membayar administrasi pembuatkan KTA Dan silahkan kepercetakaan sendiri sehari selesai.

Advokad adalah saudara kita, keluarga kita Rekan sejawad kita, karena di dalam FERARI ini kita juga membina para anggota advokad tersebut sesuai hati nurani dalam penegakkan kebenaran Dan keadilan, karena Indonesia adalah Negara Hukum, FERARI mensupport itu dengan penegakaan hukum yang adil Dan bertanggung jawab sesuai dengan hati nurani, FERARI mewujudkan kebinekaan Dan persatuan dalam NKRI ini karena kita tidak boleh mendiskriminasikan satu sama lainnya karena beda agama, beda suku, beda later belakang, beda kepangkatan, beda sosial FERARI tidak membedakannya kita perlakukan sama yang membedakan hanya ketakwaannya kepada Tuhan yang Maha Esa saja, ferari Baru berdiri berapa bulan sdh banyak terbentuk DPD dan kita akan kembangkan di seluruh provensi yang ada di Indonesia Dari sabang sampai marauke.

Dalam teori organisasi kita tidak bisa berjalan sendiri karena teman-teman dan Anggota patut dihargai sekalipun di biro-biro yang berada didesa terpencil, dengam rasa kepercayaan dan kebersaman serta keihlkasan inilah membuat kita semakin erat dalam mengamalkan ilmu yang kita miliki, marilah kita berlomba-lomba dalam membuat kebajikan Dan kebaikkan.

IMG-20180319-WA0043DPP FERARI tidak perlu memunggut iuran dari para anggota karena DPP sdh memilki gedung sendiri dan 4 bh mobil kendaraan operational serta mess/penginapan. FERARI tidak akan memunggut bayaran apabila fasilitas tersebut digunakan oleh anggotanya.

Mahkamah Konstitusi akan memberikan bimbingan teknis kepada para anggota ferari pada bulan April mendatang.

DI dalam ferari sailing berbagi ilmu untuk para anggota yang berada di daerah daerah serta rekan advokasi daerah mengerjakan pekerjaannya secara pofersional walau pun pekerjaanya yang berasal dari pusat sehingga oranf pusat tidak perlu datang ke daerah tersebut.

Tujuan didirikannya FERARI yaitu
1. Menegakkan hukum kebenaran dan keadilan serta meningkatkan kualitas profesi advokad, meningkatkan kesadaran hukum dan memperdayakan anggota masyarakat dalam pemerintahan.
2. Menegakkan hak-hak asasi manusia berdasarkan pancasila dan UUD45.
3. Menumbuhkan rasa setia kawan antara advokad.
4. Membela dan memperjuangkan haknya para advokad dalam
menjalankan tugasnya
5. Turut aktif dalam pembangunan kepentingan hukum nasional
6. Menegakan kekebalan advokad dalam menjalankan profesi.
7. Meningkatkan integritas moral dan profesional advokad profesi terhormat.

Ketua umum berharap agar para anggota serta pengurus FERARI memahami semuanya untuk maju bersama dan kita berdoa agar cita cita tercapai.

FERARI juga mempunyai LHB Lembaga Bantuan Hukum untuk membantu masyarakat yang kurang mampu secara gratis (tidak dipunggut biaya), tetapi bagi masyarakat yang mempunyai ekonomi lumayan bisa memilih rekan-rekan di FERARI sesuai keinginannya tegas ketua umum.

Mon203

loading...