PB, SULTRA – Sejak terjadinya kisruh yang diakibatkan oleh kesalahpahaman antar warga hingga mengakibatkan rusaknya beberapa rumah milik warga yang tidak mampu untuk diperbaiki kembali oleh pemiliknya, rupanya menjadi perhatian dari pihak TNI.

Hal ini terbukti ketika program Tentara Manunggal Membangun Desa alias TMMD yang ke 101, melalui Korem 143/Haluoleo Kendari, melakukan perbaikan secara menyeluruh terhadap rumah milik warga yang terkena bencana perusakan akibat saling salah paham diantara warga.

Sebanyak 50 personil dari Kodim 1413/Buton, dipimpin langsung oleh Komandan Kodim Letkol Inf Davy  Darma Putra, turun langsung meninjau sejumlah rumah di pinggiran kali di Lingkungan Kanakea. Menurut Davy program Karya Bakti selain pembersihan sungai juga membantu Pemkot Bau Bau untuk membangun kembali rumah warga yang terkena amukan massa.

“Pak Walikota meminta kami untuk bisa ikut membantu rumah warga yang kemarin dirusak akibat salah paham diantara warga,” ujar Davy yang juga dibantu oleh 20 personil dari Dinas perumahan dan Kawasan Pemukiman. Davy bahkan mengapresiasi beberapa warga yang juga ikut serta turun tangan membantu untuk memperbaiki 14 buah rumah yang rusak.

“Rumah yang rusak pakai tukang untuk bekerja yang bekerjasama dengan Babinsa,” ujar Davy yang juga sangat menghormati anggota Babinsa sebagai salah satu ujung tombak TNI untuk mengatur masyarakat di pedesaan.

Sementara itu Lurah Nganganaumala, Razilu mengatakan, apa yang dilakukan Kodim1413/Buton bersama Pemerintah Kota Baubau sangat luar biasa, untuk melihat masyarakatnya yang terkena dampak atas insiden beberapa waktu lalu. Dengan adanya kegiatan empati pihak Kodim dan Pemerintah Kota Baubau ini, dapat mengobati trauma yang dirasakan oleh masyarakat.

(jall/sumber penrem 143)

 

loading...