PB – Jakarta (05/04) Citi Microentrepreneurship Awards (CMA) 2017- 2018, Acara CMA yang memasuki tahun ke-13 ini merupakan program unggulan Citi Foundation yang aktivitasnya merupakan bagian dari inisiatif global yang dilaksanakan di 30 negara. Program ini menarik lebih dari 5.500 pengusaha mikro, dimana jumlah UMKM di Indonesia kini lebih dari 98,77% merupakan usaha mikro.

CMA yakin semakin banyak masyarakat yang berani berwirasuaha dari skala mikro maka makin besar pula peluang pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Untuk itu, seperti apa program CMA yang diharapkan mampu bersinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan pemerintah Republik Indonesia dalam mewujudkan Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI).  acara ini digelar di Hotel Grand Hyatt Jakarta, Jl. Thamrin, Jakarta Pusat. Yang dihadiri :

tengah
1. Batara Sianturi, CEO Citi Indonesia (Citibank N.A., Indonesia)
2. Elvera N. Makki, Director Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia (Citibank N.A., Indonesia)
3. Christina Agustin, Asisten Deputi Penelitian dan Pengkajian KUMKM, Kementrian Koperasi dan UKM.
4. Triawan Munaf, Kepala Badan Kreatif (BEKRAF)
Jennifer Bielman, Representative Mercy Corps Indonesia
5. Andi Ikhwan, Indonesia Agriculture and Financial Services Director Mercy Corps Indonesia
Neni Moerniaeni, Walikota Bontang Kalimantan Timur.

Citi Indonesia (Citibank) mengumumkan pemenang wirausaha mikro terbaik di ajang kompetisi dan penghargaan Citi Microentrepreneurship Awards (CMA) untuk periode 2017-2018. Penyerahan penghargaan kepada  delapan wirausaha mikro terbaik serta satu penghargaan apresiasi bagi Lembaga Keuangan Mikro (LKM) terbaik, diberikan oleh CEO Citi Indonesia Batara Sianturi dan Director, Country Head of Corporate Affairs Elvera N. Makki, disaksikan oleh Representative Mercy Corps Indonesia, Jennifer Bielman, Direktur Akses Perbankan Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Restog K. Kusuma, dan Asisten Deputi Penelitian dan Pengkajian Sumberdaya KUMKM Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Christina Agustin.

Acara yang telah memasuki tahun ke-13 ini merupakan inisiatif dan program unggulan Citibank yang didanai oleh Citi Foundation serta dilaksanakan di 30 negara, termasuk Indonesia. Selama periode penyelenggaraan CMA di Indonesia sejak pertama kali diadakan pada tahun 2005, ajang ini telah menerima pendaftaran hingga 13.000 pengusaha mikro Indonesia serta telah memberikan penghargaan kepada lebih dari 240 pengusaha mikro.

headciti
CEO Citi Indonesia Batara Sianturi mengatakan, “Citibank percaya bahwa kemandirian wirausahawan selalu berawal dari hal-hal kecil terlebih dahulu, kemudian dengan kegigihan untuk maju, akan berkembang menjadi lebih besar. Kami yakin bahwa semakin banyak masyarakat yang berani dan siap berwirausaha yang dimulai dari skala mikro, maka semakin besar peluang pertumbuhan ekonomi Indonesia yang meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat. Adapun Citi Microentrepreneurship Awards bertujuan untuk meningkatkan wawasan mengenai pentingnya kewirausahaan dan akses keuangan bagi pengusaha mikro.”

Cristina agustin asisten deputi penelitian dan pengkajian sumberdaya KUMKN kementerian koperasi RI
Asisten Deputi Penelitian dan Pengkajian Sumberdaya KUMKM Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Christina Agustin menyatakan, “Acara ini bisa menggali potensi para entrepreneur dan mengembangkan para pengusaha yang ada di beberapa wilayah Indonesia. Saya berharap lebih banyak lagi peserta yang terjaring dengan berbagai kategori agar elemen dari pada pengusaha atau UKM yang memiliki potensi, baik itu anggota koperasi maupun pemilik usaha, dapat terekspose dengan baik.”

Pada penyelenggaraan CMA kali ini, selama periode pendaftaran yang dibuka pada Oktober hingga Desember 2017 lalu, terdapat lebih dari 800 pengusaha mikro dari berbagai provinsi di Indonesia yang mendaftarkan usahanya dalam ajang Citi Microentrepreneurship Awards.

Director, Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia Elvera N. Makki menyatakan, “Dari jumlah tersebut, 50 peserta terbaik dipilih sebagai semifinalis, dan kemudian diseleksi hingga terpilih 20 finalis yang berkesempatan mengikuti pembekalan selama 3 hari. Ke-20 finalis ini kemudian mengikuti penjurian oleh para penilai yang kompeten serta dari berbagai latar belakang antara lain akademisi, sektor finansial, jurnalisme, pelaku bisnis, dan institusi pemerintah terkait. Dengan

keseluruhan proses ini, kami berharap para peserta dapat memetik pengalaman berharga yang bermanfaat bagi pengembangan usaha di masa mendatang.”

Data dari Badan Pusat Statistik menyatakan bahwa pelaku usaha mikro memberikan kontribusi bagi perkembangan ekonomi di Indonesia, dapat dilihat dari jumlahnya yang terus mengalami peningkatan. Disebutkan bahwa pada tahun 2013, terdapat 2.887.015 usaha mikro yang tersebar di seluruh Indonesia, jumlah tersebut terus meningkat dimana pada tahun 2015 telah mencapai angka 3.385.851 unit usaha mikro atau naik sekitar 17.3%.

Restog K. Kusuma, Direktur Akses Perbankan Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia mengatakan bahwa, “Citi Microentrepreneurship Awards adalah program pemberdayaan pengusaha mikro yang sangat progresif dan signifikan dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro dalam perannya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal.”

“Program Citi Microentrepreneurship Awards 2017-2018 bertujuan tidak hanya sekedar memilih pemenang namun lebih penting lagi adalah memberikan kesempatan bagi usaha mikro untuk berinteraksi dan berjejaring dengan para praktisi yang datang dari berbagai latar belakang seperti akademisi, pengusaha, wartawan bidang ekonomi, hingga lembaga pemerintah yang mendukung pengembangan ekonomi kreatif dan pengembangan UMKM dan koperasi. Interaksi ini diharapkan akan memberikan informasi dan pengetahuan tambahan untuk pengembangan usaha dan peningkatan pendapatan usaha mikro di Indonesia,” ungkap Andi Ikhwan, Indonesia Agriculture and Financial Services Director Mercy Corps Indonesia.

pemenang
Penghargaan CMA 2017-2018 diberikan kepada para pemenang yang terbagi ke dalam lima kategori kompetisi, yakni satu Agriculture, dua Arts and Creative Design, tiga Fishery, empat Green , dan lima Service and Culinary. Selain itu terdapat pula tiga penghargaan khusus yang akan diberikan, yakni satu Young Microentrepreneur, dua Best Woman Microentrepreneur, dan tiga Microentrepreneur of the Year. CMA 2017-2018 juga memberikan penghargaan untuk Lembaga Keuangan Mikro, yaitu Microfinance Institution of the Year sebagai bentuk apresiasi terhadap lembaga pendamping terbaik. Penghargaan utama bagi pengusaha mikro dalam Citi Microentrepreneurship Awards (CMA) 2017-2018 adalah Microentrepreneur of the Year.

Pemenang Citi Microentrepreneurship Awards (CMA) 2017-2018:
Agriculture : Mario Devys
Arts and Creative Design : Nuri Ningsih Hidayati
Fishery : Nienik Rakhmawati Zauharoh
Green : Stefanus Indri Sujatmiko
Service and Culinary : Siswanto
Young Microentrepreneur : Hafidh Rifky Adiyatna
Best Woman Microentrepreneur : Susi Sukaesih
Microentrepreneur of the Year : Nuri Ningsih Hidayati
Microfinance Institution of the Year : Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia

MON203

loading...