PB Sumut : KEJARI (Kejaksaan Negeri) kota Pematang siantar yang tepatnya Jalan Sutomo Kelurahan Dwikora Kecamatan Siantar barat . Sekira Pukul 13.53 wib (10/04/2018)

Terkait kasus Korupsi Dirut PDAM Tirtauli Kota pematang Siantar Badri Kalimantan dan Juga Kasus Dugaan Korupsi Plt Dinas Pekerjaan Umum Kota pematang siantar  Jhonson Tambunan, pihak Kejari Kota pematang siantar  Bungkam .

Pada sebelumnya aksi Kompas (Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Siantar ) pada (27/12/2018) telah menyebutkan Kepala Dinas Bina Marga dan pengairan Kota Pematang Siantar Jhonson Tambunan Sebagai Kuasa Pengguna anggaran di kedinasannya, dan dibeberkannya  terkait dugaan korupsi kekurangan Volume atas 12 paket pekerjaan dan harga timpang 1 paket pekerjaan dan Harga Timpang 1 paket pekerjaan pada Dinas Marga dan pengairan kota pematang Siantar tahun anggaran 2016 sumber dana APBD tahun 2016 yang sudah merugikan keuangan negara daerah Rp 431,7 juta .

Dan juga terkait kasus Badri kalimantan dirut PDAM tirtauli Kota Pematang siantar diduga Mark Up 15 unit Mobil operasional Di PDAM tirtauli yang gunakan dana sebesar Rp 1,3 Milyar yang tidak dilakukan tender, dan juga Penghunjukan langsung (PL), dan juga harga sewa yang di lakukan diduga tidak sesuai dengan harga perhitungan satuan (HPS) umumnya.

Selanjutnya juga berupa kendaraan berupa 6 unit Toyota Avanza type 1.3 G M/T dengan sewa 1 unit setiap bulannya Rp 6,6 juta, 2 unit kijang Innova type 2.0 E M/T sewa 1 unit Mobil Perbulannya Rp 8,8 juta, 1 unit mobil jenis Pajero dengan Sewa Rp 15,5 juta, 1 unit mobil jenis Toyota Kijang  Innova type 2.0 V M/T Rp 9,4 jta dan 5 unit carry pick up type 1.5 WD dengan biaya Rp 5,3 juta namun harga sewa tersebut tidak di ikutkan tender dan juga tidak sesuai dengan Harga Perhitungan Satuan (HPS) pada (27/12/2018)

Dikarenakan Kejari Kota pematang siantar tidak menanggapi terkait dugaan ini, Massa Kompas pun melakukan unjuk rasa Ke Kejatisu (Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara) pada (03/04/2018) massa kompas gruduk langsung kejatisu terkait dugaan korupsi Badri Kalimantan Yang di karenakan kan Kejari kota Pematang siantar tidak Menangani Hal tersebut .

Dan Massa Kompas langsung Di sambut Hangat Kasi Intel 1 Kejatisu Yosgernold Tarigan SH yang mengatakan ” saya terima aspirasi dari rekan rekan dan akan segera mempelajarinya dan Melakukan Kordinasi dengan  Kejari kota Pematang siantar ” ucapnya ke massa pada (03/04/2018)

Namun Terkait Hal tersebut Sampai Sekarang ini Pihak pihak Kejari Kota pematang Siantar Hanya Bungkam, diketahui Saat reporter Media ini Mengkonfirmasi Kepada Kasi Intel Kejari kota Pematang siantar Via Whatsup Harry Palar SH MH, tidak sama sekali membalas atas konfirmasi tersebut  yang mengasumsikan Adanya indikasi kuat Keterlibatan Bekap Kasus di lingkungan Kerja Kejari kota Pematangsiantar Siantar Dalam Penegakan Hukum yang tidak Lagi Mngacu kepada Undang Undang yang Berlaku Dinegara Ini.

Korporasi kuat Mavia kasus ini bukan tidak beralasan , mengingat Persoalan Hukum dengan Dugaan indikasi KKN pada PDAM TIRTAULI yang Melibatkan Dirut BADRI KALIMANTAN yang telah merugikan negara hingga millyaran  Rupiah ini, sudah cukup lama diangkat Kepermukaan sayangnya velum ada Tindakan untuk mensegerakan proses Hukum terhadap DIRUT Terkait Miris … (Try/Tony/Red)

loading...